Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Ford Bakal Pecat 7.000 Pekerja di Seluruh Dunia

badge-check

					Seorang pekerja di pabrik pembuatan mobil Ford. (BBC/Getty Images) Perbesar

Seorang pekerja di pabrik pembuatan mobil Ford. (BBC/Getty Images)

BERITA.NEWS, Michigan – Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS), Ford, akan memecat 7.000 pekerja di seluruh dunia hingga Agustus 2019.

Ford akan memangkas setidaknya 7.000 pekerja, termasuk sekitar 550 di Inggris, dengan tujuan untuk mengurangi biaya produksi dan operasi di Eropa dan khususnya di AS.

Pemecatan terhadap 7 ribu atau 10 persen dari jumlah pekerja Ford secara global, diharap dapat menghemat biaya pengeluaran perusahaan yang setiap tahunnya sebanyak 600 juta dollar AS atau setara Rp8 triliun.

Tujuan dari penghematan ini bertujuan untuk membantu perusahaan milik Henry Ford itu meningkatkan margin laba, karena turunnya permintaan pasar terhadap mobil Ford.

Baca Juga :  Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

Kepala eksekutif Ford, Jim Hackett, mengatakan rencana restrukturisasi akan dimulai pada hari Selasa, dengan sebagian besar pemotongan diselesaikan pada tanggal 24 Mei.

“Untuk berhasil dalam industri kompetitif dan menempatkan Ford sebagai pemenang di masa depan, kita harus mengurangi birokrasi, memberdayakan manajer, mempercepat pengambilan keputusan dan fokus pada pekerjaan yang paling berharga, dan pengurangan biaya,” kata Jim Hacket dikutip dari The Guardian, Senin (20/5/2019).

Kabarnya, Ford akan berhenti memproduksi sejumlah tipe mobil dan menghentikan pembuatan transmisi otomatis di Bordeaux, Prancis mulai Agustus.

Negara yang paling berdampak akibat PHK besar-besaran Ford adalah Jerman, sebab ada 5 ribu tenaga kerja di negara tersebut yang diprediksi dirumahkan dari perusahaan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News