BERITA.NEWS,Makassar — Perekonomian Sulawesi Selatan pada Triwulan IV 2025 mencatat pertumbuhan sebesar 5,99 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan Triwulan III 2025 yang sebesar 5,01 persen. Capaian tersebut menempatkan Sulawesi Selatan pada peringkat ke-10 pertumbuhan ekonomi secara nasional.
Kepala Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menyampaikan bahwa penguatan ekonomi pada akhir tahun terutama didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi.

“Berdasarkan komponen pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Sulsel terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap kuat,” ujar Rizki.
Dari sisi lapangan usaha, perekonomian Sulawesi Selatan pada Triwulan IV 2025 ditopang oleh sektor pertanian, konstruksi, perdagangan, serta industri pengolahan. Sementara itu, sektor pertambangan tercatat tumbuh lebih rendah dibandingkan sektor lainnya.
Menurut Rizki, capaian tersebut menunjukkan daya tahan ekonomi Sulawesi Selatan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Ia menegaskan bahwa sinergi kebijakan antara pemerintah daerah, otoritas fiskal, dan Bank Indonesia akan terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.
Bank Indonesia Sulawesi Selatan optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus terjaga dengan dukungan stabilitas harga, penguatan daya beli masyarakat, serta peningkatan investasi di berbagai sektor strategis.
Meski begitu, Meski begitu, penurunan pada sektor Ekspor dan Impor di Sulsel menurun pada triwulan 4 2025.
Adapun pertumbuhan ekonomi Sulsel sepanjang tahun 2025 tercatat fluktuatif sejak awal tahun triwulan pertama, sebesar 5.78 kemudian triwulan kedua turun 4.94, naik di triwulan ketiga 5.01 dan triwulan keempat 5.99.
![]()





























