Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dua Ekor Sapi Milik Warga Mahur Hilia Agam Diduga Dimangsa Harimau

badge-check

					Kondisi ternak yang luka-luka akibat diserang harimau. (ANTARA/HO-Dok Resor KSDA Agam) Perbesar

Kondisi ternak yang luka-luka akibat diserang harimau. (ANTARA/HO-Dok Resor KSDA Agam)

BERITA.NEWS, Lubukbasung – Dua ekor sapi milik Rano warga Mahur Hilia, Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat diduga dimangsa satwa liar jenis harimau Sumatera pada Selasa (30/11) pagi.

Wali Nagari Silareh Aia, Iron Maria Edi di Lubuk Basung, Rabu (1/12/2021), mengatakan dua ekor sapi yang diduga dimangsa harimau itu ditemukan sudah dalam kondisi mati satu ekor, dan mengalami luka-luka satu ekor.

“Tubuh kedua sapi itu banyak cakaran dan ada jejak gigi satwa liar tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, kedua sapi itu berada dalam kandang tidak jauh dari rumah korban.

Kejadian pada Selasa (30/11) pagi dan pihaknya baru menerima laporan dari wali jorong pada Rabu (1/12).

Mendapat informasi tersebut, tambahnya, ia langsung melaporkan kejadian ke Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam.

“Kami langsung melaporkan ke Resor KSDA Agam guna menyikapi keresahan warga, dan ini salah satu antisipasi yang kami lakukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Resor KSDA Agam Ade Putra menambahkan pihaknya sedang menuju lokasi untuk menyikapi laporan konflik antara satwa dengan manusia.

“Kami langsung ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari wali nagari terkait ternak warga dimangsa satwa,” katanya.

Ia menambahkan, tim ke lokasi untuk identifikasi lapangan guna memastikan satwa yang memangsa ternak warga itu dari jejak cakaran, kaki dan kotoran.

Apabila telah diketahui, maka Resor KSDA Agam bakal melakukan upaya selanjutnya.

“Setelah didapat, baru kita lakukan upaya selanjutnya apakah pengusiran atau pemasangan perangkap,” katanya.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah