Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dua Anak Korban Banjir Bandang di Ngada Ditemukan: 1 Meninggal, 1 Selamat

badge-check

					ilustrasi. Sejumlah warga menyaksikan warga lain yang sedang membersihkan rumah mereka tertimbun lumpur akibat diterjang banjir bandang di desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, NTT, Selasa (6/4/2021) ANTARA FOTO/Kornelis Kaha. Perbesar

ilustrasi. Sejumlah warga menyaksikan warga lain yang sedang membersihkan rumah mereka tertimbun lumpur akibat diterjang banjir bandang di desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, NTT, Selasa (6/4/2021) ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

BERITA.NEWS, Kupang – Tim SAR gabungan pencarian korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Ngada menemukan dua korban anak, seorang meninggal dan satu orang lainnya selamat, saat melakukan pencarian di lokasi bencana di desa Malapedho, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

“Tim yang terdiri dari BPBD, aparat TNI dan Polri di Ngada dipimpin Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi berhasil menemukan dua korban berusia anak-anak yang menjadi korban bencana alam di Ngada,” kata Kasat Reskrim Polres Ngada IPTU. I Ketut Rai Artika saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Sabtu pagi (4/9/2021).

Hal ini disampaikannya terkait perkembangan pencarian korban bencana alam di Kabupaten Ngada yang mengakibatkan lima rumah tertimbun longsor.

Dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bernama Milka berusia empat tahun, sementara satu orang lain lainnya ujar dia bernama Neymar Gata, berusia 7 tahun, berjenis kelamin pria dan seorang pelajar SD keduanya kakak beradik.

Baca Juga :  Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

“Milka dan Neymar ini adalah kakak adik kandung. Korban bernama Neymar hanya mengalami patah kaki kiri,” tambah dia.

Rai juga menambahkan bahwa kejadian longsor terjadi sekitar pukul 00.30 Wita dini hari, saat semua orang sedang lelap tertidur.

Setelah kejadian tersebut warga bersama tim pencarian terhadap korban yang hilang, langsung mencari korban, namun proses pencarian terhadap para korban terhambat karena suasana di lokasi bencana gelap gulita.

Sabtu pagi, satu unit eksavator berhasil didatangkan dan sudah mulai melakukan pencarian korban dan menggali lima rumah yang tertimbun longsor.

Untuk korban yang hilang ujar dia masih dalam pendataan yang dilakukan oleh BPBD Ngada.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.
Trending di Daerah