Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Dirugikan Sistem Pemilu, Nurdin Halid Sebut Suara Golkar “Mahal”

badge-check

					Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid (tengah), Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai (kiri) dan Ketua Harian Bappilu Golkar Sulsel, Syamsu Rizal. (Foto: BERITA.NEWS/AW) Perbesar

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid (tengah), Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai (kiri) dan Ketua Harian Bappilu Golkar Sulsel, Syamsu Rizal. (Foto: BERITA.NEWS/AW)

BERITA.NEWS, Makassar –Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Halid mengatakan suara partai Golkar Pemilu 2019 terbilang mahal.

Pendapat Nurdin Halid berdasar pada fakta politik di lapangan bahwa, meski suara calon legislatif (caleg) atau Partai Golkar lebih banyak dibanding caleg partai lain, namun Golkar hanya mendapatkan satu kursi pada daerah pemilihan (Dapil) tertentu.

Baca Juga : Pilkada Bulukumba: “Pak Dokter” Kedepankan Etika Berpolitik

“Contoh suara golkar DPR RI dapil Sulsel berjumlah 800 ribu sekian suara, tetap dapat 4 kursi. Sementara partai lain mendapat suara hanya 600 ribu juga sama dapat 4 kursi. Selisihnya 200 ribu suara. Jadi suara golkar mahal dong,” ujar Nurdin Halid, di kediamannya, Jalan Mappala Makassar, Sabtu (1/6/2019).

Baca Juga :  Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

Kondisi itu menurut NH, akronim Nurdin Halid, disebabkan oleh sistem Pemilu 2019. Terutama tentang perhitungan suara caleg dengan menggunakan metode Sainte Lague untuk mengkonversi suara menjadi kursi di DPR atau DPRD.

Oleh karena itu, NH tak ingin menyalahkan pengurus atau pun caleg atas hasil perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Provinsi Sulsel yang menurun menjadi 15 kursi dibanding pada Pemilu sebelumnya.

“Saya tidak menyalahkan siapa pun. Saya sudah sampaikan kepada pengurus DPD II bahwa ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ini murni sistem yang kami anggap merugikan,” tandas Nurdin Halid.

.AW

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik