Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Dinkes Sulsel Target Vaksin Covid Tuntas Akhir Maret

badge-check

					Dinkes Sulsel Target Vaksin Covid Tuntas Akhir Maret Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) target capaian vaksinasi Covid tuntas 100 persen akhir Maret 2022, untuk Dosis satu dan dua.

Plt Kepala Dinkes Sulsel Arman Bausat mengatakan pihaknya optimis target vaksinasi  tuntas akhir Maret. Apalagi, capaian vaksin saat ini sudah 70 persen untuk dosis pertama saat Desember 2021 lalu.

“Sekarang kita sudah lewat 70 persen. Ada arahan lagi dari pusat yang mengatakan dosis satu harus 100 persen di akhir Februari. Dosis dua harus 100 persen di akhir Maret,” ucapnya. Jumat (7/1/2022).

Arman mengatakan, target yang diberikan pemerintah pusat cukup berat untuk selesai dalam waktu dua bulan terakhir.

Baca Juga :  Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

“Perjuangan berat lagi untuk mengejar 100 persen dosis satu dan membuat 100 persen dosis dua. Yang berat adalah bagaimana dosis dua dicapai dalam akhir Maret,” ujarnya.

Menurut Direktur RSKD Dadi ini vaksinasi sangat membantu dalam penanganan Covid-19. Membuat herd immunity. Masyarakat Indonesia kebal. Ekonomi juga akan perlahan akan membaik.

“Caranya adalah 70 persen penduduk Indonesia harus divaksinasi. Demikian juga di provinsi. Penduduk Sulsel ada 9 juta. Berarti 7 juta lebih harus divaksinasi. Ini disebar ke kabupaten kota sasaran vaksinasi.

“Kalau covid tertangani, otomatis ekonomi bisa jalan karena kan kita tahu dampak ekonomi sehingga covid harus ditangani. Kalau ada upaya untuk memang masyarakat harus diedukasi. Masyarakat kita pemahamannya rendah sekali. Jadi memang harus diarahkan, bukan dipaksa,” tambahnya.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah