Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Santa 2 Kali Melakukan Pembunuhan

badge-check

					Diduga Alami Gangguan Jiwa, Santa 2 Kali Melakukan Pembunuhan Perbesar

BERITA.NEWS, Takalar – Santa Daeng Sikki (45) Pelaku pembunuh seorang kakek yang juga sebagai tokoh masyarakat warga Dusun Bontosunggu Desa Pa’rappunganta Kecamatan Polut Kabupaten Takalar yang terjadi pada Senin (14/10) siang tadi yang diduga mengalami gangguan jiwa kini diamankan di Mapolres Takalar.

Korban Mangimbang Daeng Nakku (65) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mengenaskan setelah ditebas parang tepat pada lehernya.

Pelaku warga Dusun Bontorannu Desa Massamaturu Kecamatan Polut yang diduga mengalami gangguan jiwa kini menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Bhayangkara Makassar.

“Iya. Saat ini masih di RS Bhayangkara Makassar jalani pemeriksaan kejiwaan,” kata Kapolsek Polut AKP Hermansyah.

Pelaku diketahui kedua kalinya melakukan pembunuhan. Pada tahun 1996 pelaku membunuh istrinya sendiri. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Pa’rappunganta Dahlan Wahid Daeng Sira.

“Kira-kira pada tahun 1996 pelaku juga melakukan pembunuhan terhadap istri pertamanya dan mempunyai satu anak. Kini pelaku sudah beristri lagi setelah menikah 2 bulan lalu setelah lama menduda,” kata Daeng Sira kepada BERITA.NEWS, Senin (14/10/2019) dalam keterangannya.

Kepala Desa juga menjelaskan bahwa Santa Daeng Sikki pernah masuk rumah sakit jiwa (RS Dadi) di Makassar saat bersama istri pertamanya.

“Iya pernah, sebelum kasus pembunuhan istrinya pernah dirawat,” pungkasnya.

Dia juga menuturkan bahwa gangguan kejiwaan yang diderita Santa Daeng Sikki adalah penyakit kambuhan yang datang tiap tahun sekali.

“Penyakit kejiwaan Santa Daeng Sikki sudah lama dibawanya. sejak masa mudanya dia sudah mengalami gangguan jiwa. Tapi, gangguannya itu tiap tahun saat musim kemarau tiba ,” jelasnya.

  • Abdul Kadir

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah