Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

DPRD Makassar

Degradasi Moral dan Perlindungan Anak Kian Menurun, Kartini: Medsos Salah Satu Penyebab

badge-check

					Degradasi Moral dan Perlindungan Anak Kian Menurun, Kartini: Medsos Salah Satu Penyebab Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS – Anggota DPRD Kota Makassar, Kartini menilai kasus yang menyeret pada anak akhir-akhir ini disebabkan karena didikan moral dan perlindungan anak kian menurun.

Hal tersebut, menurut Kartini, pendidikan dan pencegahan terhadap perilaku anak semakin berkurang bahkan sudah abai dalam menentukan masa depan anak.

“Salah satu penyebabnya itu media sosial yang kurang diperhatikan setiap harinya,” ujar Kartini saat menggelar Sosialisasi Perda nomor 5 tahun 2018 tentang, Perlindungan Anak, di Khas Hotel Makassar, Minggu (29/1/2023).

Legislator Partai Perindo ini mencontohkan kasus anak yang baru saja viral, korban dan pelaku penculikan yang berujung pembunuhan merupakan dari kalangan anak.

“Kita banyak mendengar berita terkait penculikan anak, yang mana kami di DPRD Kota Makassar sudah membuat regulasi bahwa anak-anak di Makassar harus mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Dari kasus tersebut, Kartini merasa sangat miris karena seharusnya anak adalah penerus dan harapan bangsa, namun malah melakukan perbuatan kriminal karena tergiur dari media sosial.

“Kepada masyarakat untuk tetap mengawasi anak-anak di rumah karena timbulnya masalah kepada anak itu karena peran orang tua yang kurang maksimal,” imbau Anggota Komisi D DPRD Makassar ini.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Achi Soleman menyampaikan bahwa masalah yang terjadi pada perempuan dan anak sangat berpotensi besar.

“Buktinya dengan kemarin kasus yang menyeret anak-anak dalam penculikan hingga berujung kematian. Penyebab dari timbulnya masalah anak salah satunya adalah media sosial,” ujarnya.

Yang pasti, kata Achi, perda perlindungan anak ini digagas dengan menghasilkan isi adalah kewajiban negara, pemerintah dan masyarakat serta orang tua untuk meminimalisir terjadinya kasus kepada anak.

“Kami juga punya layanan namanya pusat pembelajaran keluarga atau Puspaga, jadi kalau ada anak yang bermasalah di sekolah silahkan bawa ke kantor Puspaga untuk diberikan pendampingan,” ungkapnya.

Dari Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak, Alita Karen menjelaskan kekerasan terhadap anak sangat dekat sejak usia dini, bahkan sudah diperkenalkan dengan berbagai bentuk tindak kekerasan.

“Biasanya pelaku kekerasan itu tidak jauh-jauh, kami telah menemukan kasus tersebut macam-macam sebab tindak kekerasan mulai verbal, fisik sampai seksual,” katanya.

Kata Alita, dampaknya juga bermacam-macam, pertama akan menimbulkan sakit hati, stres, kecewa bahkan tingkat pemikiran anak terhadap masa depannya akan menurun.

“Pencegahan kekerasan terhadap anak orang bilang susah gampang, karena anak belajar dari orang tua yang merupakan patron terbaik. Pada saat orang tua tidak bisa jadi contoh, jangan harapkan anak bisa lebih baik,” ucapnya. (*)

 

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Dukung Percepatan PSEL, Ketua Fraksi Gerindra Minta Pemkot Makassar Cari Lokasi Alternatif

1 April 2026 - 22:00 WITA

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih
Trending di Politik