Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

CSR Award 2025, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tampilkan 4 Program Unggulan

badge-check

					CSR Award 2025, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tampilkan 4 Program Unggulan Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menorehkan capaian membanggakan dalam ajang TJSL & CSR Awards 2025 yang diselenggarakan oleh BUMN Track dan didukung oleh BTA Academy.

Empat unit operasional yang mewakili wilayah Sulawesi yakni Fuel Terminal (FT) Parepare, Fuel Terminal (FT) Poso, Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, dan Integrated Terminal (IT) Bitung—berhasil menampilkan program-program unggulan yang menonjolkan dampak nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keberpihakan pada masyarakat.

Dengan mengusung tema “Transformasi TJSL BUMN untuk Ketahanan Sosial, Lingkungan, dan Ekonomi Berkelanjutan”, partisipasi ini sekaligus mencerminkan peran aktif Pertamina dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendekatan tanggung jawab sosial yang strategis dan inklusif.

FT Parepare – MAPALILI: Efisiensi Energi dan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

Program MAPALILI (Masyarakat Peduli Air dan Lingkungan) menjadi andalan FT Parepare dalam membangun ketahanan pangan masyarakat melalui pertanian berkelanjutan. Melalui teknologi irigasi tetes, pemanfaatan limbah reaktor biogas menjadi pupuk organik, serta pendampingan langsung kepada kelompok tani binaan, program ini terbukti meningkatkan produktivitas pertanian sambil menjaga efisiensi air dan energi.

Inisiatif ini juga mendorong model pertanian terpadu yang ramah lingkungan dan berdaya saing—sehingga mengantarkan FT Parepare meraih dua Penghargaan Gold sekaligus, masing-masing untuk Pilar Sosial dan Pilar Lingkungan, dalam ajang TJSL & CSR Awards 2025.

FT Poso – Moengko Business & Creative Hub: Ruang Pemulihan Sosial dan UMKM Inklusif

Berangkat dari dinamika sosial pasca-konflik di wilayah Kelurahan Moengko, Kabupaten Poso, program Moengko Business dan Creative Hub hadir sebagai ruang pemulihan dan pemberdayaan.

Program ini menggabungkan pelatihan kewirausahaan, pengembangan produk kreatif, serta wadah kolaborasi antar pelaku UMKM lintas suku dan agama. Selain membuka peluang ekonomi, program ini juga memperkuat rekonsiliasi sosial dengan membangun ruang inklusi yang produktif dan harmonis.

Konsistensi pendekatan berbasis harmoni dan dampak sosial tersebut mengantarkan FT Poso meraih Penghargaan Silver dalam kategori Sosial dan Ekonomi.

AFT Hasanuddin – Laleng Kessie: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Peternakan

Baca Juga :  Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

Melalui program Budidaya Bebek Petelur “Laleng Kessie”, AFT Hasanuddin mendorong kemandirian ekonomi perempuan di Desa Baji Mangngai, Mandai, Kabupaten Maros.

Program ini dirancang sebagai solusi penguatan ekonomi keluarga di ring 1 operasi perusahaan, dengan pendekatan pelembagaan kelompok, pelatihan budidaya, pengolahan produk turunan seperti telur asin, dan akses pemasaran mandiri.

Keberhasilan program ini dalam menciptakan dampak ekonomi langsung bagi kelompok perempuan menjadikannya layak dianugerahi Penghargaan Gold Bintang 4, untuk kontribusi pada Pilar Sosial dan Pilar Ekonomi sekaligus.

IT Bitung – PADU: Inklusi Disabilitas dan Lingkungan dalam Satu Ekosistem Sosial

Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul) dari IT Bitung menjadi pionir dalam menciptakan ruang belajar dan pelatihan bagi penyandang disabilitas di Kota Bitung. Program ini menghadirkan berbagai kelas keterampilan seperti Bahasa Isyarat, Produksi Souvenir, dan Kelas Barista dalam suasana yang inklusif dan adaptif.

Selain itu, PADU juga mengembangkan Cafe Cue, kafe ramah disabilitas yang sekaligus menjadi pusat penggalangan dana sosial dan lingkungan—dana hasil penjualan kopi digunakan untuk penanaman mangrove dan kegiatan pelestarian berbasis komunitas. Limbah batok kelapa pun dimanfaatkan menjadi produk suvenir ramah lingkungan, menciptakan ekosistem yang mengintegrasikan nilai sosial, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan lingkungan.

Atas inisiatif yang inklusif dan berdampak lintas sektor ini, IT Bitung menerima Penghargaan Silver dalam kategori Inklusi Sosial dan Adaptasi Lingkungan.

“Capaian ini merupakan refleksi dari semangat seluruh tim kami di Sulawesi untuk menjadikan TJSL bukan sekadar kewajiban, tetapi solusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Program-program yang kami jalankan tumbuh dari kebutuhan lokal, didukung inovasi, dan dikuatkan dengan kolaborasi,” ujar Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Fahrougi mengatakan program unggulan ini lebih dari sekedar meraih penghargaan, tetapi menjadi bentuk nyata energi Pertamina hadir memberikan kontribusi sosial.

“Kami terus mendorong integrasi prinsip ESG (Environment, Social, Governance) dalam strategi bisnis agar manfaat perusahaan benar-benar terasa hingga ke lapisan masyarakat paling rentan,” tambah Fahrougi.

Atas capaian ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi menegaskan bahwa TJSL adalah bagian dari strategi bisnis jangka panjang, bukan aktivitas seremonial.

Dari pertanian organik di Parepare, pemulihan sosial di Poso, ekonomi perempuan di Maros, hingga pemberdayaan disabilitas di Bitung—energi Pertamina terus bergerak untuk Indonesia yang lebih inklusif, resilien, dan berkelanjutan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis