Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Bupati Andi Utta Bongkar Fakta Mengejutkan: 143 Daerah Tak Mampu Bayar Gaji ASN, Tapi Bulukumba Aman

badge-check

					Bupati Andi Utta Bongkar Fakta Mengejutkan: 143 Daerah Tak Mampu Bayar Gaji ASN, Tapi Bulukumba Aman Perbesar

BERITA.NEWS, Bulukumba – Suasana apel gabungan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Senin (3/11/2025), mendadak jadi perhatian. Pasalnya, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta menyinggung keras soal daerah yang boros anggaran dan tak mampu membayar gaji ASN.

Dalam apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Bulukumba itu, Andi Utta mendaulat Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng untuk menyampaikan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program Kegiatan Kementerian/LPNK dengan Pemerintah Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

“Dari hasil evaluasi Kementerian, ada 143 kabupaten/kota di Indonesia yang tidak lagi mampu memenuhi kewajiban dasarnya, bahkan ada yang tidak sanggup membayar gaji ASN. Tapi Bulukumba tidak termasuk di dalamnya,” ungkap Sekda Ali Saleng.

Ia menyebut capaian itu berkat arahan pimpinan daerah yang konsisten menekan pemborosan dan memastikan setiap rupiah anggaran memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

“Masih banyak daerah yang habiskan anggaran untuk acara seremonial, sementara kebutuhan dasar rakyat terabaikan. Alhamdulillah, kita di Bulukumba sudah di jalur yang benar,” tegasnya.

Kementerian Dalam Negeri, lanjutnya, memberi peringatan keras: daerah yang gagal memenuhi standar pelayanan minimal akan dievaluasi langsung oleh pemerintah pusat.

“Pesan penting dari Kementerian, jangan ada satu rupiah pun anggaran yang tidak berdampak,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Andi Utta menegaskan bahwa prinsip efisiensi bukan hal baru bagi Pemkab Bulukumba.

“Apa yang pemerintah pusat lakukan sekarang, sudah kita jalankan sejak tiga tahun lalu. Dengan efisiensi, banyak program strategis bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Andi Utta juga mengingatkan ASN agar mengubah pola pikir dan cara kerja. “ASN yang tidak sanggup atau malas berinovasi, tentu akan dievaluasi. Kita butuh aparatur yang cepat, tanggap, dan punya integritas,” tegasnya di hadapan ratusan peserta apel.

Bupati berlatar pengusaha itu menutup dengan pesan tegas “Sekecil apa pun anggaran yang kita kelola, harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak ada tempat bagi pemborosan di Bulukumba!”

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp
Trending di Bulukumba