Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Adnan Sebut Penanganan Covid-19 Butuh Sinergitas yang Kuat

badge-check

					Bupati Adnan Sebut Penanganan Covid-19 Butuh Sinergitas yang Kuat Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Penanganan yang baik di masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini dibutuhkan sinergitas yang kuat antar pemerintah. Mulai dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah.

Hal ini diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menjadi narasumber pada seminar bertajuk “Sinergi Kepemimpinan Mengatasi Covid-19” yang dilaksanakan Laboratorium Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin via telekonferensi, Kamis (21/5/2020).

Hal ini menurutnya, berdasarkan rujukan Undang-Undang Nomor 23 dimana dijelaskan bawah sistem pemerintahan di Indonesia sifatnya linear. Misalnya dari pusat sampai ke daerah, mulai dari prediksi, gubernur, wali kota, bupati bahkan ke pemerintah desa.

“Penanganan pandemi ini bukan hanya tanggungjawab pemeritah saja, tetapi menjadi tanggungjawab bersama. Semuanya itu satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” katanya.

Selain sinergitas antara pemerintah, juga dibutuhkan sinergitas atau kerjasama dari semua pihak. Masyarakat, para tokoh dan elemen dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Termasuk pula para akademisi.

“Akademisi harus ikut andil dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terhadap dampak dan bahaya Covid-19/9 ini. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan dan tidak menganggap remeh hal ini,” tegas Bupati Adnan.

Baca Juga :  Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

Lanjutnya, sinergitas lainnya yang dibutuhkan yaitu antar pemerintah dengan prngusaha dan media. Utamanya media yang menjadi sumber utama informasi bagi masyarakat, hanya saja informasi yang disampaikan pun harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dirinya menilai, penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa sangat terlihat adanya kerja bersama dengan membangun solidaritas yang kuat. Buktinya, saat pemberlakuan Pembatasan Sosila Bersakala Besar (PSBB) beberapa organisasi dan elemen masyarakat itu terlibat.

“Saya harap kedepan sinergitas antar pemerintah dan seluruh unsur bisa lebih diperkuat. Sehingga tidak ada yang saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya dan Pandemi Covid-19 ini bisa segera tertangani di Indonesia. Terlebih lagi di negara kita sendiri,” katanya lagi.

Sementara, Dosen Febi Unhas Muhammad Idrus Taba menilai bahwa PSBB yang dilaksanakan oleh Pemkab Gowa sudah berjalan dengan naik dan sukses. Bahkan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa ini sudah sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya sebagai masyarakat Kabupetn Gowa merasakan sendiri ketika diterapkan, betul-betul kita merasakan suasana seperti yang diharapkan masyarakat umum dan kita mejaga suasana itu dan saya kira PSBB itu terlaksana dengan baik,” ujarnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah