Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Adnan Nilai Penerapan PSBB di Gowa Sesuai dengan Aturan

badge-check

					Bupati Adnan Nilai Penerapan PSBB di Gowa Sesuai dengan Aturan Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 sudah sesuai dengan aturan.

Termasuk katanya, dengan memperketat pemeriksaan setiap warga yang masuk ke Kabupaten Gowa selama penerapan PSBB dilaksanakan.

“Aturan yang saya jalankan itu telah sesuai ketentuan dalam PSBB. Kalau dikatakan tegas dan ketat wajar saja, yang namanya kita menjalankan aturan kalau tidak mau tidak ketat, penerapannya tidak perlu dilakukan. Ini yang menjadi pembeda PSBB dengan yang lain,” terangnya saat menjadi pembicara pada seminar Dinamika Tata Pemerintahan Daerah Di Era Bencana Pandemi Covid-19 melalui telekonferensi, Sabtu (9/5/2020).

Pelaksanaan seminar ini digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Makassar.

Adnan menyadari penerapan PSBB di wilayah pimpinannya itu menuai pro dan kontra dari berbagai lapisan masyarakat. Namun manurutnya itu merupakan suatu hal yang wajar dalam setiap pemberlakuan kebijakan.

“Setiap kebijakan itu semuanya pasti ada pro dan kontranya, kebijakan yang kita lakukan tujuannya untuk kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat. Bukan untuk kepentingan satu pihak atau golongan saja,” ujar Adnan.

Termasuk, lanjut Bupati Adnan, dengan memperketat aturan selama PSBB merupakan langkah dalam menyukseskan pembatasan sosial di Kabupaten Gowa. Jika PSBB ini sukses maka rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa terputus. Minimal mampu menekan angka Orang dalam Pemantauan (OPD), Pasien dalam Pengawasan (PDP) maupun positif.

“Kesuksesan PSBB ini merupakan salah satu cara untuk memutus penularan Covid-19. Kalau dampaknya di Gowa mampu menekan angka ODP, PDP maupun yang positif, secara tidak langsung ini juga akan berdampak pada kabupaten lain,” jelas Adnan.

Sementara, Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA menilai bahwa ketegasan dalam pelaksanaan PSBB juga dibutuhkan agar PSBB bisa berjalan sukses dan tidak berlagsung lama.

“Dalam pelaksanaan PSBB ini kita lebih baik keras dan tegas sedikit. Karena kalau tidak, akan panjang sekali nanti masanya,” ujarnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah