Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Buka Sosialisasi BPJS, Sekda Makassar minta Disdukcapil Data Masyarakat tidak Mampu

badge-check

					Sekda Kota Makassar Muh Ansar membuka sosialisasi BPJS di Ruang Pola Balaikota Makassar, Kamis (5/9/2019). (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi). Perbesar

Sekda Kota Makassar Muh Ansar membuka sosialisasi BPJS di Ruang Pola Balaikota Makassar, Kamis (5/9/2019). (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh Ansar membuka secara resmi Sosialisasi Program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat BPJS Kesehatan di Ruang Pola Balaikota Makassar, Kamis (5/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri 19 komunitas masyarakat. Selain itu juga dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Dwi Hesti Yuniarti, Asisten Deputi Bidang Promosi BPJS Kesehatan RI, Kepala Kantor BPJS Kesehatan se Wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku, serta Brand Ambbasador BPJS Kesehatan yang juga atlet Binaraga Ade Rai.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ansar menyampaikan, jika berbicara tentang BPJS berkaitan dengan data tentang masyarakat yang hampir miskin dan miskin, serta tidak mampu. 

“Ini sangat fluktuatif setiap saat. Bisa saja masyarakat setiap saat memiliki pendapatan yang cenderung meningkat. Tentu yang naik pendapatannya tidak lagi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

Karena itu ia meminta pendataan Dinas Dukcapil dan Dinas Sosial harus secara kontinyu dilakukan. Untuk mendeteksi dan menginventaris kondisi masyarakat secara real time yang ada di bawah. 

Sesuai data, Ansar mengatakan belum semua masyarakat bisa terpenuhi untuk ditanggung BPJSnya. Namun, yang terpenting, kata dia bagaimana target untuk mencapai 100 persen itu bisa terpenuhi. 

Jika dilihat dari jumlah penduduk Makassar yang mencapai 1,6 juta jiwa, yang menjadi peserta BPJS tahun ini baru 82 persen. 

Artinya baru sekitar 1,3 juta jiwa yang terdaftar BPJS Kesehatan. Terdiri dari Peserta Penerima Upa (PPU) ada 24,6 persen. Peserta Bukan Penerima Upa (PBPU) sebesar 22,2 persen. Bukan Pekerja (BP) 74,3 persen, PBI-APBN 19,9 persen, dan PBI-APBD kota dan provinsi 10,35 persen. 

“Harapan kita terus terjadi peningkatan ekonomi oleh warga. Kalau semua sudah mencapai tingkat ekonomi yang mapan, maka tentu target 100 persen warga ter-cover BPJS Kesehatan bisa terpenuhi,” pungkasnya. 

  • Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

29 April 2026 - 18:15 WITA

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Trending di Makassar