BERITA.NEWS, Bulukumba — Aksi pencurian ternak di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, kian brutal dan membuat warga dilanda ketakutan, terutama menjelang Hari Raya Iduladha.
Bagaimana tidak, enam ekor sapi milik warga raib dalam satu malam tanpa jejak, meski kandang berada tak jauh dari rumah pemilik.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Pattiroang, Kelurahan Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 23.30 Wita.
Dua peternak menjadi korban, yakni Muhammad Saiful yang kehilangan satu ekor sapi, serta Hardiana yang kehilangan lima ekor sekaligus.
“Total enam ekor sapi kami yang hilang dicuri,” kata Saiful, Rabu (29/4/2026).
Yang membuat warga semakin resah, lokasi kandang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah.
Namun, para pelaku diduga beraksi dengan sangat rapi hingga korban baru menyadari kehilangan saat pagi hari.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Bulukumpa dengan nomor laporan STPL/B/30/IV/2026. Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu pelaku yang diduga telah merencanakan aksi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengungkapkan bahwa pihaknya turun tangan langsung dalam proses penyelidikan.
“Kami masih mencari pelaku, Polres ikut membantu Polsek Bulukumpa,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak tinggal diam dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Aksi pencurian sapi ini bukan yang pertama. Kasus serupa sebelumnya terjadi di Desa Tibona dan Desa Sapubonto.
Maraknya pencurian diduga kuat dipicu lonjakan harga sapi jelang Iduladha. Tahun ini, harga sapi di naik sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per ekor.
Jika tahun lalu harga sapi berkisar Rp15 juta, kini mencapai Rp16 juta per ekor, situasi yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk meraup keuntungan cepat.
Kini, para peternak hanya bisa meningkatkan kewaspadaan, sembari berharap polisi segera mengungkap pelaku sebelum korban berikutnya kembali berjatuhan.
Penulis: Syarif
![]()
























