Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

badge-check

					Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana saat hadiri peresmian SPPG milik Universitas Hasanuddin di Makassar (dok.) Perbesar

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana saat hadiri peresmian SPPG milik Universitas Hasanuddin di Makassar (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana singgung soal banyaknya pihak yang protes soal besaran gaji tim cuci piring  dapur SPPG lebih tinggi dibandingkan  Guru Honorer tiap bulannya.

Hal ini sampaikan Dadan Hindayana saat menghadiri peresmian SPPG milik Yayasan Metavisi Akademik Nusantara Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kota Makassar. Selasa (28/4/2026).

Secara lugas, Kepala BGN Dadan mengklaim tingkat kesejahteraan para pencuci ompreng yang bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih tinggi dibanding para Guru Honorer, secara pendapatan bulanan.

“Membayar relawan yang besarannya antara Rp 2,4 sampai Rp 3,5 juta makanya kita diprotes banyak pihak, lebih tinggi gaji relawan tim cuci piring nya dari pada gaji honorer guru karena yang rata-rata Rp 600 ribu, Rp 800 ribu,” ucapnya.

Baca Juga :  Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Munafri Targetkan Kemandirian Pangan

Menurut Dadan program ini juga telah memberikan dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia, termasuk pengangguran.

“Angka kemiskinan ekstrem sudah menurun karena hampir yang bekerja di sppg berasal dari desil 1 dan 4 yang pendapatannya dibawa Rp 1,5 juta jadi sudah berkontribusi pada penurunan kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.

Ia memperkuat argumennya dengan laporan yang diterima dari beberapa pemerintah daerah, seperti DKI Jakarta dan Pemda Jambi terkait dampak positif hadirnya program MBG di tengah masyarakat.

“DKI Jakarta, Gini Rasionya menyempit karena kehadiran program Makan Bergizi Gratis. Saya dapat laporan dari Jambi juga angka pengangguran menurun, gini rasionya menyempit karena uang itu akan beredar di daerah,” tuturnya.

Diketahui, Badan Gizi Nasional sebagai lembaga kementerian yang baru dibentuk telah menjadi Badan yang paling banyak mengelola Anggaran di tahun ini, total tercatat Rp 268 Triliun untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Munafri Pastikan Makassar Siap Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026, Pembukaan 24 Agustus

30 April 2026 - 14:44 WITA

Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Munafri Targetkan Kemandirian Pangan

30 April 2026 - 12:26 WITA

Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

29 April 2026 - 18:15 WITA

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

Trending di Makassar