Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Buka Mentoring UKPBJ Provinsi Bengkulu Bersama Kepala LKPP RI, Gubernur Rohidin Tegaskan Ini

badge-check

					Buka Mentoring UKPBJ Provinsi Bengkulu Bersama Kepala LKPP RI, Gubernur Rohidin Tegaskan Ini Perbesar

Bengkulu, Berita.news – Proses pengadaan barang dan jasa sudah seharusnya dilakukan secara akuntabel dan betul-betul memberikan dampak pada kemajuan ekonomi daerah, dinamika ekonomi di masyarakat dan secara khusus terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka Mentoring Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Bengkulu bersama Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), di Balai Raya Semarak Bengkulu, Kamis (01/12).

“Jadi di sini saya minta pejabat UKPBJ baik di jajaran Pemprov Bengkulu maupun di Pemda kabupaten/kota, simak betul mentoring yang disampaikan oleh lembaga dan orang-orang yang kompeten di bidangnya,” jelas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Lanjut Gubernur Rohidin, dengan dilakukannya penguatan SDM UKPBJ di lingkup Pemprov dan Pemda kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu ini, diyakini proses pengadaan barang/jasa semakin akuntabel dan terbukti kebenarannya.

Baca Juga :  Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

“Sehingga hasil dari pengadaan barang/jasa betul-betul dirasakan masyarakat dengan melibatkan UMKM menggunakan produk lokal yang jelas mutu dan kualitasnya juga terjamin,” pungkasnya.

Senada dijelaskan Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi, pasca pandemi COVID-19 Presiden RI Joko Widodo menekankan pengadaan barang/jasa pemerintah difokuskan pada produk lokal.

Selanjutnya peningkatan porsi usaha mikro kecil dan koperasi, karena belajar dari krisis ekonomi pasca pandemi, dengan didorongnya UMKM dan Koperasi untuk terus bangkit, juga secara tidak langsung memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Sehingga pesan pak Presiden Jokowi, supaya UMKM ini dilibatkan dalam pengadaan barang/jasa baik di tingkat nasional maupun di daerah. Ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana pengadaan barang jasa ke depan semakin bisa memberikan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah