BERITA.NEWS, Makassar – Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Makassar telah mencairkan kliam sebanyak Rp 15,4 miliar lebih selama masa pandemi Covid-19 atau Corona Virus.
Di tengah wabah corona, BPJAMSOSTEK tepat melayani dengan program protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) kepada para pekerja yang mengambil klaim, seperti Jaminan Hari Tua (JTH). Semuanya dilakukan secara online.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Makassar, Dodit Isdiyono, mengatakan BPJAMSOSTEK telah mengupayakan untuk dapat mengakomodir kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana JHT dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan terkait physical distancing yang diimbau pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.
“Peserta yang melakukan klaim saat ini yang meningkat drastis adalah pencairan dana dari Program Jaminan Hari Tua (JHT), para peserta kebanyakan merupakan karyawan yang di-PHK dari perusahaan-perusahaan akibat dari mewabahnya Covid-19 ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud. Layanan informasi juga bisa diakses telpon 175 dan link bit.ly/LAPAKASIK.
“Jangan sampai malah peserta justru terbujuk kemudahan yang ditawarkan calo atau jasa sejenisnya, yang justru merugikan peserta itu sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, praktek percaloan masih kerap terjadi, ditengarai banyaknya peserta yang enggan mempelajari prosedur atau malu bertanya kepada pihak BPJAMSOSTEK. Padahal dengan ragam kanal informasi yang dimiliki, masyarakat dengan mudah memperoleh informasi.
“Praktek calo ini marak karena pengguna jasanya juga banyak. Kami imbau kepada masyarakat pekerja agar dapat dengan bijak untuk tidak menggunakan jasa calo ini. Kami tekankan bahwa proses klaim JHT ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Lakukanlah melalui kanal resmi dan pelajari prosedurnya,” paparnya.
. Andi Khaerul
![]()





























