Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral, Kapolri : Jenis Bom Panci

badge-check

					Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat tiba di depan Gereja Katedral, di Jalan Kajalalido, Kota Makassar. Perbesar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat tiba di depan Gereja Katedral, di Jalan Kajalalido, Kota Makassar.

Makassar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya terus menyelidiki peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Ledakan tersebut suicide bom, pelaku menggunakan jenis bom panci dalam melakukan aksinya,” ujar Sigit saat berada di lokasi bersama Panglima TNI, Marsekal hadi Tjhajanto.

Selain mengetahui jenis bom, ia juga mengatakan bahwa kini pihaknya telah berhasil mengidentifikasi salah satu diduga pelaku. Menurutnya salah satu pelaku diketahui identitasnya berdasarkan sidik jarinya.

“Kejadian tersebut dilakukan oleh 2 tersangka. Tersangka pertama L (sidik jari identik), sedangkan tersangka kedua masih sementara diidentifikasi,” katanya.

Listyo mengemukakan bahwa L merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). L juga diketahui memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom di Gereja Katedral Jolo, Filipina pada 2018 silam.

“L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeboman gereja Katedral Jolo Filipina Selatan pada Januari tahun 2018,” ucapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Trending di News