Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

BKN Ingatkan Kepala Daerah Terpilih Tidak Akomodir Tim Sukses Jadi Honorer

badge-check

					Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof Zudan Arif Fakrulloh saat berkunjung di Makassar (dok.) Perbesar

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof Zudan Arif Fakrulloh saat berkunjung di Makassar (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan para Kepala Daerah Terpilih tidak lagi mengangkat honorer baru untuk mengakomodir para tim sukses.

Prof Zudan mengatakan pemerintah pusat, khususnya BKN akan menindak tegas Pemerintah Daerah, yang melakukan pengangkatan honorer baru usai pelantikan Kepala Daerah baru.

Mantan Pj Gubernur Sulsel ini mengatakan pemerintah pusat telah berkomitmen untuk memutus pengangkatan honorer baru. Sehingga upaya ini harus menjadi komitmen bersama Pemerintah Daerah.

“Jadi tidak boleh menambah honorer baru, pemerintah pusat akan menindak tegas bila ada kepala daerah menambah honorer baru, harus kita selesaikan cut off harus punya komitmen yang sama,” ucapnya di Makassar. Sabtu (11/1/2025).

Baca Juga :  China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

Selain itu, Prof Zudan mengingatkan pengangkatan Staf Khusus ataupun tenaga ahli nantinya oleh para Kepala Daerah terpilih harus memperhatikan efektivitas dan efisiensi kebutuhan daerah.

“Kalau stafsus bukan honorer, kalau tenaga ahli boleh, kan tiap OPD punya tenaga ahli di anggarkan di APBD masing-masing, yang penting efektif dan efisien tidak mengakomodir para tim sukses. Tapi betul-betul orang punya kompetensi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Zudan mengatakan honorer yang terdata di database BKN per 2022 diharapkan seluruhnya dapat terangkat pada seleksi PPPK tahun ini.

“Kita akan menuntaskan seleksi PPPK ini dengan harapan semua PPPK yang terdata dalam database BKN per 2022 itu bisa terangkat semua.

Disini membutuhkan komitmen yang kuat dari para Kepala Daerah. Karena honorer itu yang terbanyak ada di daerah,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Ditekan Iran di Selat Hormuz, Dua Kapal Perang AS Mundur

14 April 2026 - 07:20 WITA

Trending di News