Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Bikin Geram! Laporan Warga Tak Digubris, DPRD Sinjai Siap Ambil Langkah Besar

badge-check

					Rapat paripurna DPRD Sinjai terkait laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025. [Foto: Ist] Perbesar

Rapat paripurna DPRD Sinjai terkait laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Kasus pencurian ternak di Kabupaten Sinjai kembali menjadi sorotan panas. Anggota DPRD Sinjai dari Dapil II Sinjai Timur–Tellulimpoe, Saldi, secara terbuka mengungkap fakta mengejutkan, nama terduga pelaku sudah dikantongi, namun belum ada tindakan tegas dari aparat.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sinjai terkait laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025 yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sinjai, Senin (30/3/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman serta jajaran Forkopimda.

Dalam forum resmi itu, Saldi tak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai kasus pencurian ternak, khususnya di Kecamatan Tellulimpoe, sudah sangat meresahkan dan belum ditangani secara serius.

“Kami sangat prihatin dengan maraknya pencurian ternak di Tellulimpoe. Ini sudah sangat meresahkan warga,” tegas Saldi.

Lebih mengejutkan lagi, Saldi mengungkapkan bahwa pihaknya bersama masyarakat telah mengantongi nama yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

Namun, laporan yang telah disampaikan ke pihak kepolisian, baik di tingkat polsek maupun polres, belum membuahkan hasil.

“Kami sudah melapor ke polsek dan polres, tapi belum ada tindak lanjut. Bahkan kami sudah menyebutkan nama yang diduga terlibat,” ungkapnya.

Kondisi ini membuat DPRD dan masyarakat mulai kehilangan kesabaran. Saldi menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Langkah selanjutnya, kami akan ke Polda untuk melaporkan hal ini agar segera ditangani secara serius,” tegasnya lagi.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga memastikan dirinya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Ia menilai persoalan pencurian ternak bukan sekadar kriminal biasa, tetapi sudah menyentuh langsung kehidupan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Saldi juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sinjai, khususnya Bupati, agar segera turun tangan dan menghadirkan solusi konkret.

“Kami harap pemerintah daerah bisa hadir memberikan solusi, agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat kehilangan ternaknya,” kuncinya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dan masyarakat menunggu langkah nyata dari aparat serta pemerintah daerah untuk menghentikan keresahan yang terus berulang.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

21 April 2026 - 21:49 WITA

calon jamaah haji

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab
Trending di Sinjai