Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

BI Optimis Ekonomi Sulsel Mampu Hadapi Risiko Resesi 2023

badge-check

					Deputi Bank Indonesia Regional Sulawesi Selatan (Sulsel) Fadjar Majardi (BERITA.NEWS/Andi Khaerul) Perbesar

Deputi Bank Indonesia Regional Sulawesi Selatan (Sulsel) Fadjar Majardi (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) melihat potensi ekonomi Sulawesi Sulawesi (Sulsel) mampu keluar dari Risiko Resesi 2023.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Fadjar Majardi mengatakan memasuki 2023, risiko terjadinya resesi global akan membawa dampak bagi perekonomian nasional dan Sulsel.

Risiko ini akan memunculkan perilaku wait and see dari para investor dalam merealisasikan investasinya.

“Namun demikian, Sulsel memiliki potensi dan modal yang besar untuk dapat tumbuh kuat baik dari potensi sumberdaya alam,

tenaga kerja, dan dari posisinya sebagai hub kawasan timur Indonesia,” ucapnya di Acara Pertemuan Tahunan BI di Makassar. Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut Fadjar mengatakan predikat Sulsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional menjadi alasan kuat risiko resesi bisa terlewati.

“Peningkatan produksi bahan pangan Sulsel berpeluang terus di dorong untuk memenuhi kebutuhan nasional yang terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

Produksi dan hilirisasi nikel akan tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya potensi pasar terkait tren kendaraan listrik dengan baterai berbahan baku nikel.

Lalu hadirnya beberapa kawasan industri di Sulsel di dukung oleh iklim investasi yang kondusif dan komitmen pemerintah daerah juga menjadi keunggulan Sulsel bandingkan daerah lain.

“Meredanya pandemi yang terus di iringi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi peluang yang besar

untuk peningkatan penyediaan barang dan jasa dari dunia usaha pada berbagai sektor,” jelasnya.

Menurut Fadjar potensi Sulsel yang besar tersebut ia harapkan membawa optimisme pada pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat pada tahun 2023.

“Pengendalian inflasi untuk menjaga daya beli dan belanja masyarakat menjadi motor pendorong pertumbuhan ekonomi yang terus perkuat

melalui sinergi dan komitmen berbagai pihak,” katanya tegas.

BI prakirakan perekonomian Sulsel dapat tetap tumbuh kuat di tahun 2023 pada rentang 4,6%-5,4% dengan inflasi yang tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi Nasional 3,0±1%.

Selanjutnya dengan mengedepankan sinergi dan inovasi dalam mendorong investasi, pengembangan sektor pendukung ekspor dan substitusi impor, pariwisata,

serta pengembangan infrastruktur, Sulsel akan mengalami pertumbuhan yang akan semakin meningkat ke depannya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis