Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Beredar Pesan Via WhatsApp Terkait Virus Hepatitis, Dinkes Bantaeng: itu Berita Hoaks

badge-check

					Beredar Pesan Via WhatsApp Terkait Virus Hepatitis, Dinkes Bantaeng: itu Berita Hoaks Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan, Dr Ihsan

BERITANEWS, Bantaeng  – Penyakit Hepatitis yang lebih dikenal di masyarakat dengan nama penyakit kuning kini mewabah di kabupaten Bantaeng selama sepekan ini

Kejadian ini membuat masyarakat Bantaeng menjadi resah dan was-was pasalnya sampai saat ini belum diketahui dengan pasti apa sebab dan darimana berawal virus Hepatitis ini.

Bahkan dengan kejadian ini Bupati Bantaeng, Ilham Azikin pun mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Pihak Dinas Kesehatan bersama seluruh jajarannyapun sampai saat ini masih terus berusaha mencari penyebab dan asal muasal penyakit ini.

Termasuk yang dipantau dan diperiksa  mereka adalah depot air dan penjual makanan, deliveri serta para penjual minuman 

Disaat Dinkes Bantaeng masih sibuk melakukan pemeriksaan untuk mencari sumber dan penyebab virus Hepatitis ini menyebar ternyata ada orang yang tidak bertanggung jawab yang kemudian memanfaatkan situasi ini dengan menyebarkan informasi  yang tidak benar melalui via WhatsApp.

Isi pesan tersebut menyebutkan:
Batagor M.Duki yg jual depan SMa 1 btg atau yg keliling, biasa mangkal depan pegadaian, dipasar dekat pos satpol pp (kandang loka) tahunya positif berformalin. Hati2 kalo beliki makanan skrg! Hati2 ki jangan makan tahu dulu sekarang
Skefo 3: depot air wil.arakeke    tdk steril berdasarkan pengambilan sampelnya, izin beroperasi dari dinas kesehatan akan dicabut.
 1 : Hepatitis telah dinyatakan kejadian luar biasa di kab.bantaeng, tiap hari masuk pasien di RS dgn gejala yg sama (Hepatitis)
Skefo 2 : penjual burger yg d depan klinik letta sdh positif hepatitis. Jd jgnki beli burger, ayam KFC nya d sana.
Hati²ki semua yg suka jajan, delivery order makanan siap saji. Hr ini pasien di RS dirawat dengan Hepatitis sebanyak lebih dr 30 orang, Mulai dari anak, remaja, dewasa dan tua.

NB :Siomay keliling jg termasuk pemicu Bakteri dan penyakit menular Hepatitis akut
 seruni juga termasuk karena tidak sterilnya cara mencuci Alat dan bahan makanan yang digunakan
Penularan Penyakit Hepatitis Bs melalui bekas sendok, piring, atau gelas yg sudah digunakan oleh pengunjung yg tidak diketahui riwayat penyakitnya
 Bakso bakar seruni taman bermain (mengndung bakteri e-colly)
Es teler depan PLN Lama Jl. Elang (pasien TB Paru Aktif)
Es teler 77 depan Masjid Agung Syaikh abd.gani mengandung bakteri e-colly
 dr pemeriksaan Sample PKM. KotaTermasuk Bakso bakar seruni taman bermain (mengndung bakteri e-colly)
Es teler depan PLN Lama Jl. Elang (pasien TB Paru Aktif)
Es teler 77 depan Masjid Agung Syaikh abd.gani mengandung bakteri e-colly


Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Dr Ihsan menampik semua pesan yang beredar melalui beberapa group di via WhatsApp tersebut.

Baca Juga :  Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

Dirinya menyampaikan kalau berita yang beredar tersebut adalah HOAX karena pihak dinas kesehatan belum mengeluarka hasil ataupun merilis dari hasil pemeriksaan terkait virus Hepatitis  

“Terkait berita yg menyebar di grup whatsapp tentang perihal hasil hasil yg ada ,,, itu adalah Hoax ,,!! Karena Dinas kesehatan sampai sekarang tidak pernah merilis hasil apapun dan belum kami lakukan pengkajian yg mendalam terkait hasil yg kami temukan,” ungkapnya melalui Via WhatsApp, Sabtu (25/1/2020) malam.

Dirinya berharap agar masyarakat jangan mudah terpancing atau terpengaruh dengan informasi yang yang tidak jelas asalnya

“Kami berharap agar masyarakat tidak terpancing terhadap berita berita yg meresahkan tersebut,” tuturnya.

Saharuddin


Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah