Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bantuan Modal Usaha Bantaeng Tekan Angka Pengangguran di Dusun

badge-check

					Bantuan Modal Usaha Bantaeng Tekan Angka Pengangguran di Dusun Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memantau progres perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mendapat bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW. Dari pemantauan itu, sejumlah UKM yang didatangi telah mempekerjakan tiga hingga sembilan orang di dusun.

Salah satu yang dikunjungi adalah usaha meubel yang dikelola anak muda di Kelurahan Bonto Manai, Kecamatan Bissappu. Pengelolanya adalah Aswin Akbar. Dia membuat meubel yang menarik untuk kebutuhan kafe atau furniture lainnya.

Aswin mempekerjakan lima orang tenaga kerja. Mereka adalah anak muda yang tergabung dalam karang taruna. Bantuan modal usaha yang diberikan Pemkab Bantaeng dia gunakan untuk membeli peralatan. Berkat peralatan itu, dia bisa memproduksi lebih banyak furniture untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Setelah ada peralatan ini, kita bisa memenuhi kebutuhan pasar. Kita juga telah menambah tenaga kerja,” jelas Aswin.

Beberapa UKM lainnya juga dikunjungi oleh Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. Beberapa di antaranya adalah usaha loundry dan butik di Kecamatan Bissappu. Para pemilik usaha ini mengaku mendapatkan keuntungan yang berlebih setelah mendapatkan bantuan modal usaha. Mereka mengaku ikut menambah tenaga kerja yang berasal dari tetangga-tetangga mereka.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

Selain itu, Ilham Azikin juga mendatangi sebuah pabrik meubel milik Jufri di Kecamatan Bissappu. Di sini, Jufri mengaku telah mempekerjakan lebih dari sembilan tenaga kerja. Sebagian besar di antaranya adalah tenaga kerja yang putus sekolah.

“Kita memang mencari tenaga kerja yang tidak paham apapun, yang mau belajar,” jelas dia.

Dia menambahkan, bantuan modal usaha dari Pemkab Bantaeng digunakan untuk membeli peralatan untuk memudahkan penyelesaian pesanan pasar. Menurutnya, sebagian besar pasar meubel yang dipesan berasal dari sekolah yang ada di Bantaeng.

“Kebanyakan pesanan datang dari sekolah. Ada yang di SMP, ada juga yang di SD,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengaku sejauh ini UKM yang telah mendapat bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW telah merekrut tenaga kerja. Sebagian besar tenaga kerja berasal dari tetangga di sekitar mereka.

“Ini adalah sebuah kemajuan, di masa pandemi ini, mereka tetap memiliki pekerjaan dan produktif berkat keberadaan UKM ini,” jelas dia.

Ilham Azikin mengaku terus berupaya untuk mencari solusi atas masalah dari UKM yang muncul. Dia menyebut, pemerintah akan berusaha hadir untuk menyelesaikan masalah itu agar usaha itu tetap sehat.

“Misalnya, ada yang membutuhkan pelatihan pertukangan. Kita carikan solusi untuk membuat pelatihan melalui BLK. Kita juga berusaha untuk membuat jejaring pasar dan promosi untuk produksi mereka,” jelas dia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah