Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Balad Jokowi Sebut Tiga Nama Yang Bisa Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

badge-check

					Ketua Umum Balad Jokowi M Muchlas Row (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi) Perbesar

Ketua Umum Balad Jokowi M Muchlas Row (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

BERITA.NEWS, Jakarta – Relawan Balad Jokowi menyebutkan ada tiga nama yang bisa melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada periode mendatang.

Ketua Umum Balad Jokowi M Muchlas Rowi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/10/2021), menyebutkan ada beberapa kriteria yang menjadi acuan untuk melihat sosok-sosok yang bisa meneruskan kepemimpinan Presiden Jokowi.

Jika harus disebut, kata Muchlas, maka sosok Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adalah salah satunya. Sosok lain, menurut dia, ada Erick Thohir dan Puan Maharani.

“Nama pertama dan kedua, adalah sosok pekerja keras, jika keduanya diduetkan akan menjadi kekuatan dahsyat untuk bangsa ini. Perpaduan antara penganut populisme dan pragmatisme, keduanya akan sangat taktis namun akomodatif terhadap aspirasi publik,” kata Muchlas.

Kemudian kata dia perlu diingat pula nama Puan Maharani juga tak dapat dipandang sebelah mata. Jika dipasangkan dengan format bagaimanapun, maka Puan Maharani akan sangat potensial.

Menurutnya sosok Puan Maharani di bawah asuhan ibundanya, Megawati Soekarnoputri, tumbuh jadi pemimpin yang punya feeling politik amat kuat. Sementara melalui ayahnya Taufik Kemas, Puan mewarisi kepiawaian untuk merajut silaturahmi kebangsaan.

Baca Juga :  Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

“Warisan kepemimpinan yang dimiliki Puan ini tentu saja penting, agar bangsa ini di masa depan tidak lupa sejarah dan gagap menghadapi perbedaan,” katanya.

Dia menyebutkan perhelatan Pilpres 2024 memang masih sangat jauh. Namun sejauh mana pun dipandang, maka kekuatan politik atau siapa pun yang siap meneruskan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin haruslah mempersiapkan diri dari sekarang.

Relawan Balad Jokowi yang di Pemilu 2019 ikut berjuang di akar rumput meyakini, kesiapan para penerus kepemimpinan bangsa ini bukan hanya membuka jalan tetapi juga membuka dukungan yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh para simpatisan, relawan sekaligus masyarakat.

“Jika sudah ada yang siap dan dinilai layak, maka sebaiknya siapa pun mulai mempersiapkan diri, jangan malu-malu. Karena dengan begitu, kita jadi tahu apa yang bisa dilakukan, dan bisa membuka dukungan dari siapa pun,” kata Muchlas Rowi.

Menurut Balad Jokowi, penerus kepemimpinan Jokowi memerlukan sosok-sosok segar yang tak cuma populer di kalangan masyarakat, namun juga pekerja keras dan punya kreativitas ketika menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.

Mereka, kata Muchlas, adalah sosok-sosok yang mampu membawa Indonesia melewati era digitalisasi, yang sanggup menghemat banyak hal, serta efektif dan efisien di segala bidang.

Kemudian, juga sosok yang benar-benar akomodatif terhadap perubahan teknologi serta mampu mengakomodasi kekuatan politik, ekonomi dan sosial yang ada.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

26 April 2026 - 20:36 WITA

muscab-ppp

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih
Trending di Politik