BERITA.NEWS, Sinjai — Antrean panjang kendaraan di SPBU Mangarabombang, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Jumat (27/3/2026), sempat memicu kemacetan serius di badan jalan.
Kondisi ini membuat jajaran kepolisian turun langsung ke lokasi untuk mengurai kepadatan.

Kapolsek Sinjai Timur, AKP Muksin Sirajuddin, bersama personelnya terlihat sigap melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik kemacetan.
Antrean kendaraan roda dua dan roda empat yang mengular hingga ke badan jalan menjadi penyebab utama tersendatnya arus di kawasan tersebut.
“Antrean panjang ini memang cukup mengganggu kelancaran lalu lintas. Karena itu, kami turun langsung untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total,” ujar AKP Muksin Sirajuddin di lokasi.
Petugas tampak aktif mengatur kendaraan dari dua arah sekaligus memberikan arahan kepada para pengendara agar tetap tertib mengikuti jalur antrean yang telah ditentukan.
“Anggota kami kami tempatkan di beberapa titik untuk mengurai kepadatan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan tidak saling serobot antrean, karena itu justru memperparah kondisi,” jelasnya.
Menurut Kapolsek, lonjakan antrean BBM ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan pasca perayaan Idulfitri. Arus mudik dan arus balik berdampak langsung pada tingginya потребuhan bahan bakar.
“Memang setiap momen Lebaran, aktivitas masyarakat meningkat tajam. Ini berdampak pada kebutuhan BBM yang ikut melonjak, sehingga antrean di SPBU menjadi tidak terhindarkan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan untuk menjaga kenyamanan masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan lancar. Jangan sampai antrean BBM justru menimbulkan masalah baru di jalan,” tegas AKP Muksin.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di area SPBU.
“Kami tidak hanya di sini, tapi juga memantau SPBU lain yang berpotensi mengalami hal serupa. Jika ada kepadatan, kami akan segera turun untuk melakukan pengaturan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyampaikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM di tengah situasi antrean yang meningkat.
“Kami ingatkan dengan tegas, jangan ada yang mencoba menimbun BBM. Selain melanggar hukum, itu juga merugikan masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing melakukan pembelian berlebihan.
“Kami berharap masyarakat tidak panik. BBM tetap tersedia, hanya terjadi peningkatan permintaan. Jadi tidak perlu membeli secara berlebihan,” tambahnya.
Dengan langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian, kondisi lalu lintas di sekitar SPBU Mangarabombang perlahan mulai terkendali. Arus kendaraan kembali bergerak meski antrean masih terlihat.
“Kami akan terus berjaga dan melakukan pengaturan sampai situasi benar-benar kondusif. Ini bagian dari komitmen kami dalam melayani masyarakat,” tutup AKP Muksin Sirajuddin.
Penulis: Thatang
![]()





























