Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Anir-Lutfi Beri Solusi Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Pangkep

badge-check

					Anir-Lutfi Beri Solusi Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Pangkep Perbesar

BERITA.NEWS, Pangkep – Calon wakil bupati Pangkep, Lutfi Hanafi bersilaturahmi dengan warga kampung Tella-tella, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Jumat (9/10/2020).

Di sini, emak-emak menyampaikan sulitnya mendapat elpiji 3 kg. Termasuk pupuk.

“Masyarakat dipersulit pak. Bahkan pupuk hampir tidak ada dijual, setiap kami ingin gunakan,” ungkap salah satu warga bernama Ramli.

Akibatnya, empang warga banyak yang gagal panen. Kejadian serupa bukan hanya sekali. Tapi sudah berulang.

Katenni, salah satu tokoh masyarakat yang hadir, juga mengeluhkan sulitnya gas elpiji 3 Kg.

“Setiap kami kehabisan, lami harus keluar kecamatan untuk mencari gas elpiji. Itupun kalau ada kami dapat. Pendistribusian gas di sini sangat tidak merata pak. Kami mohon agar kiranya bapak dapat mengatasi persoalan gas elpiji yang sangat langkah ini,” ungkap Katenni.

Baca Juga :  Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

Menanggapi keluhan Masyarakat Tella-Tella, Lutfi Hanafi mengatakan, persoalan pupuk yang sulit, itu terjadi karena pengelolaan yang kurang tepat. Dan Pendistribusian yang tidak merata.

‘Insyaallah saya bersama Andi Nirawati memiliki program bantuan petani. Kami telah komitmen dan akan menjamin ketersedian pupuk. Kami juga akan memberikan bantuan untuk petambak dan petani melalui program KUR. Dan kami akan memberikan pinjaman kepada seluruh petani dan petambak dengan program KUR ini,” ungkap mantan Ketua HIPMI Pangkep ini.

Soal elpiji 3 kg yang langka, itu terjadi karena tidak adanya ketegasan pemerintah. Sebagaimana diketahui, gas elpiji 3 kg itu, hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu.

“Tabung ini langka karena tidak adanya ketegasan dari pemerintah. Karena gas elpiji ini dikhususkan untuk warga kurang mampu. Bukan untuk kalangan menengah ke atas, seperti anggota dewan, ASN, Polri, dan TNI, yang tidak boleh menggunakan gas elpiji ini.

Makanya, Lutfi menegaskan, di masa pemerintahannya nanti, akan lebih ketat lagi soal penggunaan elpiji 3 kg ini. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah