Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Anggota DPD RI Ajiep Padindang Puji Realisasi ADD Gowa

badge-check

					Anggota DPD RI Ajiep Padindang Puji Realisasi ADD Gowa Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Anggota DPD RI, Ajiep Padindang memuji realisasi dana desa Kabupaten Gowa yang sudah mencapai diatas 80 persen. Hal ini diungkapkan saat dirinya melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa, Kamis (6/8/2020).

“Alasan kami memilih Gowa sebagi lokasi karena realisasi dana desa jauh lebih maju dibandingkan daerah lain yakni sudah mencapai diatas 80 persen, bahkan diperkirakan sekitar Agustus atau September akan mencapai 100 persen, ini adalah kemajuan yang sangat menarik,” ungkapnya.

Selain itu, Ajiep Padindang membeberkan tujuannya melakukan kunker untuk memantau dana transfer ke daerah yang terjadi penurunan khususnya dana alokasi khusus (DAK), DID, DAU ditengah pandemi ini.

“Apa yang dirasakan oleh Kabupaten Gowa memang sama dengan daerah lain terjadi penurunan dana transfer ke daerah dikarenakan pandemi ini seperti DAK yang menjadi kewenangan dari pemerintah pusat,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya mengaku juga mendorong hasil pemeriksaan BPK yang ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah agar bisa ditimgkatkan sampai 90 persen karena saat ini tindak lanjut pemda sudah mencapai 80an persen.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni menyambut baik kedatangan anggota DPD RI tersebut.

Pada kesempatan itu dirinya mengungkapkan di tahun 2020 ini pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2020 di Gowa terjadi penyesuain dikarenakan adanya penanganan pandemi Covid-19 yang menjadi ancaman membahayakan perekonomian nasional dan Pepres 72 tahun 2020.

“Alokasi dana transfer kabupaten gowa mengalami penyesuaian atau pengurangan sebesar Rp.108,3 miliar. Imbas dari regulasi ini berakibat juga terhadap pengurangan alokasi dana desa sebesar Rp.1.307 miliar sebagai gambaran bahwa dana desa pemerintah kabupaten gowa selama kurun waktu 5 tahun terakhir mengalami peningkatan rata-rata 23 persen pertahun, tetapi pada tahun anggaran 2020 alokasi dana desa mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 0,6 persen,” jelasnya.

Kendati demikian dirinya berharap pandemi ini bisa segera berlalu agar perekonomian nasional khsusunya Kabupaten Gowa bisa kembali seperti sebelumnya yang bermuara terhadap kesejahteraan masyarakat.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah