Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Anda Mahasiswa Ber-IPK 3,80? Segera Dapatkan Beasiswa dari Pemda Bulukumba

badge-check

					A. M Sukry Sappewali (Pake Kepiah) Membuka sosialisasi bantuan beasiswa. (IL). Perbesar

A. M Sukry Sappewali (Pake Kepiah) Membuka sosialisasi bantuan beasiswa. (IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Saat ini, para mahasiswa S1 yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, di mana pun menempuh kuliah, baik perguruan tinggi swasta atau negeri dapat mengakses beasiswa yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Syaratnya, mahasiswa tersebut harus berprestasi yang ditandai atau dibuktikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,80.

Syarat lainnya, mahasiswa tersebut sementara kuliah di perguruan tinggi yang berakreditasi A dan B, serta memiliki identitas kependudukan KTP Elektronik dari Kabupaten Bulukumba. 

Hal ini yang mengemuka saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2019 tentang Pemberian Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi yang Berasal dari Kabupaten Bulukumba, di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa 15 Oktober 2019.

Sosialisasi yang dibuka Bupati AM Sukri Sappewali dihadiri oleh para perwakilan organisasi mahasiswa baik dari IPMAH maupun KKMB, juga hadir para camat, lurah dan kepala desa, serta pengelola perguruan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

Bupati AM Sukri Sappewali menegaskan bahwa saat ini skema bantuan pendidikan ke mahasiswa ada dua yaitu pemberian bantuan sosial untuk penyelesaian studi yang dapat diakses di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang dapat diakses di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pihaknya, kata AM Sukri Sappewali memberikan bantuan tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bulukumba yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Beasiswa ini dimaksudkan untuk memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan SDM di Kabupaten Bulukumba,” ungkapnya.

Dikatakannya,  karena kemampuan keuangan masih terbatas, sehingga jika ada nilai IPK yang sama, maka akan dicek kondisi ekonomi keluarganya.

Baca Juga :  Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

“Tim seleksi akan memilih mahasiswa yang memiliki tingkat ekonomi keluarga yang lebih rendah,” imbuhnya.

Lalu berapa besaran beasiswa yang disiapkan oleh pemerintah?. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Januaris dalam paparannya menyebutkan jumlah beasiswa untuk mahasiswa berprestasi sebesar 3 juta rupiah per orang per tahun.

Dia mengaku jumlah ini terbilang kecil karena keterbatasan anggaran. Ia menilai bahwa besaran nilai tersebut hanya sebagai tambahan saja dalam membiayai kebutuhan mahasiswa. 

Namun, katanya masih memungkinkan peningkatan nilai besaran dan penambahan kuota pada tahun-tahun mendatang sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Jumlah kuota pada tahun 2019 ini sebanyak 130 orang. Jadi ada kesempatan selama tiga bulan dalam semester genap ini untuk mengurus beasiswa ini dan silahkan mendaftar langsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” beber Januaris.

Dalam menentukan siapa yang berhak menerima beasiswa tersebut, pihaknya kata Januaris bukan satu-satunya yang menentukan, oleh karena ada tim seleksi yang dibentuk yang berasal dari lintas sektor seperti Badan Pengelolaan Keuangan, Dinas Sosial, BKPSDM, serta Bagian Hukum.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa menanggapi terkait persyaratan minimal IPK 3,80. Seperti yang disampaikan mahasiswa Ilmu Politik UIN Makassar Arif Hidayatullah bahwa penetapan IPK 3,80 itu kurang tepat, oleh karena ada tingkat kesulitan yang berbeda dari beberapa fakultas untuk mendapatkan IPK yang tinggi.

Misalnya mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknik sangat susah memperoleh IPK sebesar 3,80, berbeda dengan mahasiswa dari jurusan Sosial Politik yang mudah meraih IPK sebesar itu.

“Kita khawatirkan, jangan sampai lebih banyak mahasiswa Sospol nantinya mendapat beasiswa berprestasi ini,” kata Arif menyarankan untuk dipertimbangkan kembali.

Menanggapi hal tersebut, Akhmad Januaris mengungkapkan bahwa program beasiswa ini baru dimulai tahun ini, sehingga, pihaknya akan tetap mengevaluasi dalam pelaksanaannya nanti.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah