BERITA.NEWS, Parepare — Suasana siang di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, mendadak berubah tegang, Jumat (24/04/2026).
Deru kendaraan yang biasanya mengalir lancar di jalur poros Parepare–Barru seketika tersendat, setelah sebuah kecelakaan dramatis melibatkan truk box dan ambulans terjadi di titik tersebut.

Di tengah kepadatan arus lalu lintas, sebuah ambulans yang tengah membawa pasien rujukan melaju dari arah berlawanan dengan sebuah truk box.
Situasi yang semestinya memberi ruang prioritas justru berujung petaka.
Menurut Penyidik Pembantu Unit Gakkum Satlantas Polres Parepare, Aipda Tri Jaya Putra, insiden bermula saat truk box yang datang dari arah selatan berusaha menepi untuk memberikan jalan kepada ambulans.
“Namun saat menepi, bagian box truk menyenggol pohon di pinggir jalan, hingga kendaraan oleng ke kanan dan menghantam bagian atap ambulans,” ungkapnya.
Benturan itu sontak mengundang kepanikan. Ambulans yang mengangkut pasien rujukan dari RSUD Polewali Mandar menuju RS Tajuddin Chalid sempat terhenti di tengah jalan.
Di dalamnya, pasien, keluarga, dan tenaga medis berada dalam situasi yang menegangkan.
Beruntung, di tengah insiden yang nyaris berujung fatal itu, seluruh penumpang ambulans dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Mereka kini masih menunggu ambulans pengganti untuk melanjutkan perjalanan rujukan.
Sementara itu, nasib berbeda dialami sopir truk box.
Ia mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras dan langsung dilarikan ke RS Asri Ainun Habibie untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur utama penghubung Parepare–Barru.
Antrean kendaraan mengular, memperparah situasi sebelum akhirnya petugas kepolisian turun tangan melakukan pengaturan lalu lintas hingga kondisi kembali normal.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat berhadapan dengan kendaraan prioritas seperti ambulans.
Dalam hitungan detik, kelengahan kecil bisa berubah menjadi kejadian yang mengancam nyawa.
Penulis: Wahyu AS
![]()





























