Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Akui Belum Tahu Soal Pengalihan Saham, DPRD Lutim Bakal Panggil Manajemen PT Vale

badge-check

					Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi). Perbesar

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Usai sebelumnya pemerintah pusat memandatkan Holding Tambang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Inalum (Persero) atau Mining Industry Indonesia (MIND ID) atas pengalihan 20% saham PT Vale Indonesia Tbk, DPRD Kabupaten Luwu Timur akui belum tahu persoalan divestasi tersebut. Hal ini diungkap Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam.

“Saya juga belum tahu itu kalau ada yang seperti itu, hal itu belum sampai ke DPR juga,” kata Amran kepada BERITA.NEWS melalui via telepon, Rabu (9/10/2019).

Amran menambahkan, sebelumnya, pihaknya memang telah berencana akan memanggil manajemen PT Vale untuk duduk bersama dan membahas terkait saham dan kontribusinya terhadap pemerintah daerah.

“Kami akan bahas terkait hal ini karena kami juga baru selesai pelantikan DPRD, setelah semua tuntas, baru kita akan mulai melakukan koordinasi dengan pihak manajemen PT Vale,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

Selain itu, pihaknya akan menjamin pengawalan dalam proses pengalihan saham PT Vale dengan Pemerintah Pusat berjalan dengan baik.

“Yah disitulah perannya DPRD nanti bagaimana memberikan rekomendasi atau saran atau hal-hal yang sifatnya bisa saling menguntungkan lah tidak ada yang merasa dirugikan. Pasti kita akan dilibatkan dalam bagian dari proses itu,” bebernya.

Sepanjang itu menguntungkan, kata Amran, pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Bahkan DPRD Luwu Timur akan terus mendukung proses pengalihan saham tersebut.

“Sesegera mungkin PT Vale akan duduk bersama DPRD untuk membahas pengahilan saham tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur Vale Indonesia Nico Kanter mengatakan proses divestasi akan dilakukan Oktober. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah minta proses tersebut dipercepat.

  • Rosi Sardianti Ratih

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

29 April 2026 - 18:15 WITA

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Trending di Makassar