Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bunda PAUD Luwu Workshop dan Studi Tiru Pengelolaan PAUD di Bandung

badge-check

					Bunda PAUD Luwu Workshop dan Studi Tiru Pengelolaan PAUD di Bandung Perbesar

BERITA.NEWS, Bandung – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemerintah Kabupaten Luwu, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memboyong Kepala Sekolah TK, Pengurus Pokja PAUD dan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Luwu mengikuti workshop dan studi tiru pengelolaan PAUD di Kota Bandung.

Di dampingi Bunda PAUD Kabupaten Luwu, DR. Hj. Hayarna Hakim, SH., M.Si dan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Luwu, Drs. Hasbullah Bin Mush peserta menerima materi workshop pada Kamis, (16/03/2023) yang dibawakan oleh Widya Suara Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, Dr. Ratnawati Muniningrum, M.Pd dengan judul Implementasi Kurikulum Merdeka bagi PAUD Menuju Era Digital 5.0.

Selanjutnya pada hari kedua, Jum’at (17/03/2023) rombongan melakukan kunjungan studi tiru di TK Bunda Ganesha yang merupakan TK Penggerak Percontohan binaan Institut Teknologi Bandung dan telah menerapkan kurikulum merdeka.

Hasbullah Bin Mush menjelaskan kegiatan yang diikuti 50 orang perserta tersebut dimaksudkan untuk dapat mengadopsi hal baik terkait tata kelola PAUD dalam penerapan kurikulum merdeka.

“Kurikulum merdeka ini tidak serta merta dapat diterapkan disekolah, perlu pemahaman yang memadai dan dukungan dari berbagai elemen,” jelas Hasbullah.

“Kami juga hadirkan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Luwu ini untuk membangun kolaborasi dan pemahaman bersama dalam penerapan kurikulum merdeka,” imbuhnya.

Sementara itu, Hj. Hayarna Hakim terus mendorong kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam menghadirkan layanan PAUD berkualitas. Sebab mengingat besarnya tantangan yang dihadapi, pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kehadiran Bunda PAUD adalah untuk membantu pemerintah. Sehingga kita harus memahami secara tuntas apa yang menjadi tugas kita dan kegiatan seperti ini sangat kita butuhkan,” ungkap Hayarna.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah