BERITA.NEWS, MAKASSAR – Pengumuman penerimaan Laskar Pelangi yang di umumkan Pemerintah Kota Makassar menjadi dampak buruk bagi sebahagian warga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa.
Hal tersebut terlihat dengan adanya penutupan jalan masuk TPA menggunakan eskavator yang dilakukan warga sekitar yang berprofesi sebagai sopir Tangkasa.

Banyaknya warga yang berprofesi sebagai tenaga kontrak kebersihan yang sejak lama mengabdi, nama mereka tidak masuk dalam daftar Laskar Pelangi.
Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung mengatakan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar harus mengevaluasi ulang seleksi Laskar Pelangi, khususnya pada petugas kebersihan.
“Kami minta kepada BKD Kota Makassar agar tenaga kebersihan di sekitar TPA Tamangapa tetap di pertahankan,” ucap Nasir Rurung.
Legislator Berkarya tersebut menambahkan, banyak dari mereka yang sudah lama mengabdi tiba-tiba nama mereka dihilangkan, terbukti dengan adanya penutupan jalan masuk TPA.
“Cukup mi mereka rasakan bau, jangan mi lagi dikasih susah menghilangkan nama mereka di pengumuman Laskar Pelangi, kasihan para warga, mau makan apa mereka?,” ujar anggota Komisi C tersebut. (*)
![]()





























