Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Luwu Lepas 18 Tenaga Kesehatan Program Nusantara Sehat

badge-check

					Bupati Luwu Lepas 18 Tenaga Kesehatan Program Nusantara Sehat Perbesar


BERITA.NEWS, Belopa – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang melepas 18 tenaga kesehatan dari Program Nusantara Sehat yang telah habis masa tugasnya pada 18 agustus 2019 mendatang. Ke 18 tenaga kesehatan ini dilepas oleh Bupati Luwu di ruang kerjanya, Selasa (13/8/2019).

Dalam sambutannya, H Basmin Mattayang mengucapkan rasa terima kasih pemerintah kabupaten Luwu beserta jajarannya kepada para tenaga kesehatan yang telah bertugas selama dua tahun di beberapa daerah terpencil dalam wilayah kabupaten Luwu.

“Atas nama pemerintah kabupaten Luwu, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi ade-ade dalam membantu pemerintah kabupaten Luwu memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di daerah terpencil dalam wilayah kabupaten Luwu ini. Ucapan terima kasih pula kepada Kepala Puskesmas yang telah menerima adik-adik kita ini serta membimbingnya selama melaksanakan tugas pengabdiannya”, kata H Basmin Mattayang.

Program Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan fokus kebijakan bidang kesehatan. Program ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh Pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Baca Juga :  Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

Program Nusantara Sehat bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan  akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). Juga mempunyai  tujuan menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, menggerakan pemberdayaan masyarakat dan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas di DTPK.

Untuk kabupaten Luwu, tenaga kesehatan yang berjumlah 18 orang, terdiri dari profesi dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, apoteker dan tenaga laboratorium. Tenaga kesehatan tersebut bertugas sejak 18 agustus 2017 hingga 18 agustus 2019, ditempatkan dan disebar di empat kecamatan, yaitu Puskesmas Walenrang Barat, Puskesmas Bajo Barat, Puskesmas Latimojong dan Puskesmas Bastem.

Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah