Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Maros Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

badge-check

					Bupati Maros Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik Perbesar

BERITA.NEWS, Maros –  Bupati Maros HAS Chaidir Syam membuka acara Sosialisasi Pupuk Organik sebagai Pengganti Pupuk Kimia, Senin (25/10/2021) bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.

Bupati Maros dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PT Bumi Maros Sejahtera (Perseroda) dan Lembaga Masyarakat Pertanian Berkelanjutan Indonesia (Maparina) yang telah mensosialisasikan pupuk organik kepada masyarakat petani  dan pengelola Bumdes yang ada di Kabupaten Maros.

”Kami selaku pemerintah di daerah ini menyampaikan terima kasih kepada PT Bumi Maros Sejahtera  yang telah melakukan sosialisasi pupuk organik kepada masyarakat petani dan ini tentunya merupakan salah satu terbosan yang sangat membanggakan,” tutur Bupati.

Dia menambahkan para pakar penggiat pertanian ini lebih mengarahkan peningkatan kesuburan tanah melalui pemakaian pupuk organik karena bahan kimia pupuk non organik dimana pupuk bahan kimia ini, memang memiliki dosis tertentu yang dapat menyuburkan tanah, tetapi lama-lama dipakai bukan lagi menyuburkan tanah, bisa-bisa menjadi racun bagi tanah karena bahan kimia atau pupuk non organik itu sifatnya hanya sesaat.

Baca Juga :  Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

”Bapak-bapak mungkin lebih tau bahan kimia pada pupuk non organik memang memiliki dosis tertentu untuk menyuburkan tanah, namun dengan takaran yang sudah ditentukan karena kimia sifatnya hanya sesaat,” papar Bupati.

Menurut Bupati, produksi pertanian dengan teknologi pertanian berkelanjutan menjadi alasan tujuan sosalisasi tersebut dimana pupuk organik menjadi sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi permasalahan pokok yang dihadapi petani Kabupaten Maros selama ini.

“Baik itu masalah kelangkaan pupuk di pasaran, mahalnya harga pupuk yang ada di pasaran, mudah-mudahan pupuk organik bisa menangani persoalan tersebut,” harapnya.

Lebih lanjut Bupati berharap pelaku pertanian konvensional sedikit demi sedekit beralih menggunakan pupuk kimia ke pupuk organik, agar produk-produk pertanian yang berbasis organik akan berkembang di masyarakat dan mulai menjadi tren di pasaran.

Andi Afriadi

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah