Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Keturunan Raja Bone La Patau Akan Gelar Pertemuan Akbar, Ambarala: Menguatkan Peradaban Bugis

badge-check

					Keturunan Raja Bone La Patau Akan Gelar Pertemuan Akbar, Ambarala: Menguatkan Peradaban Bugis Perbesar

A Hasan Basri Ambarala (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS, Makassar – Keturunan Raja Bone ke-16 La Patau Matanna Tikka Sultan Alimuddin Idris (1696-1714) akan gelar pertemuan akbar, perkuat silaturahmi turunan anak cucu yang tersebar di seluruh dunia.

Raja La Patau sendiri dikenal sebagai raja yang punya banyak keturunan tersebar di penjuru dunia. Bahkan melahirkan banyak raja-raja setelahnya dan toko-toko politik, pengusaha hingga pejabat pemerintahan saat ini.

Pertemuan ini dilakukan dengan tujuan menguatkan simpul persaudaraan antar sesama keturunan La Patau Matanna Tikka. Sebab, sejauh ini keturunan Raja Bone ke-16 itu sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia..

Diketahui, pertemuan akbar tersebut akan digelar pada bulan November tanggal 20 – 21 November tahun 2021.

Direktur Pusat Kajian Budaya dan Ilmu Pemerintahan, Hasan Basri Ambarala mengatakan pertemuan silaturahmi itu akan berdampak baik perkuat budaya Sulawesi Selatan. Potensi pertumbuhan ekonomi juga bisa dirasakan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

“Pertemuan ini mengembalikan dan menguakan peradaban bugis seperti di masa lalu. Jadi anak cucunya akan ketemu, Ini jadi nilai investasi,” ucapnya kepada BERITA.NEWS. Selasa (26/10/2021).

Ambarala mengatakan momentum itu mustinya bisa dimanfaatkan sebaik- baiknya oleh pemerintah. Utamanya memperkuat nilai-nilai budaya yang mulai tergeser di era modern saat ini.

“Dari sisi budaya Sangat positif krrna nilai kearifan lokal kita muncul dan bisa besarkan kembali peradaban budaya kita yang lampau di era saat ini. Jangan diartikan pertemuan ini ajang politik tapi betul silaturahmi Raja Bone Lapatau,” ujarnya.

Selain itu, Ambarala menilai pertemuan itu tidak selalu dibawa atau diartikan secara politik. Melainkan, murni untuk menjalin silaturahmi dan perkuat budaya sesama masyarakat. Khususnya, turunan Raja La Patau.

“Pak Fashar (Bupati Bone) bilang tidak ada unsur politik ini bentuk silaturahmi. Saya melihatnya ada keuntungan dari segi peningkatan ekonomi pemasukan daerah karena hampir bisa bija Lapatau ini akan hadir. Inilah raja yang paling banyak anak cucunya,” pungkasnya.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Trending di Pemprov Sulsel