Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kabupaten Bantaeng Jadi Tuan Rumah Bimtek Pelaksanaan Implementasi D3TLH

badge-check

					Kabupaten Bantaeng Jadi Tuan Rumah Bimtek Pelaksanaan Implementasi D3TLH Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E SUMA) menggelar Bimbingan Teknis dan Fasilitasi Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan Implementasi Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup yang dilangsungkan di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Rabu (22/9).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantaeng, Nasir Awing, dan dihadiri oleh Kepala Bidang Inventarisasi Daya Dukung Daya Tampung Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup P3E Sulawesi dan Maluku, Mini Farida Farhum, serta para peserta bimtek dan fasilitasi dari Kabupaten /Kota wilayah ekoregion Sulawesi Maluku.

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku, Ir. Darhamsyah yang hadir secara virtual mengatakan bahwa Kabupaten Bantaeng sejak dulu sudah terdepan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Ia juga mengapresiasi Kab. Bantaeng yang berkenan menjadi tuan rumah perhelatan ini.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai engine untuk pertumbuhan berbagai sumber daya alam agar bisa dimanfaatkan untuk pendapatan guna kemaslahatan hidup masyarakat. Supaya semua fungsi ini memberikan support terhadap kehidupan kita supaya bisa berjalan secara baik dan berkelanjutan, diperlukan daya dukung dan daya tampung, dan kami siap mendampingi Bantaeng untuk melakukan itu”, ujar Darhamsyah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng yang pada kesempatan itu membacakan sambutan Bupati Bantaeng, mengatakan bahwa pemanfaatan SDA yang terkendali dan pengelolaan lingkungan hidup yang ramah lingkungan akan menjadi salah satu modal dasar yang sangat penting bagi pembangunan nasional secara keseluruhan.

“Kegiatan ini tentu menjadi sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup suatu wilayah dalam rangka pengendalian pembangunan. Maka dsri itu diharapkan didasarkan pada kondisi lingkungan, dengan adanya D3TLH, maka kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup dapat diminimalisir”, jelasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah