Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Anggota DPR Minta Pemda Serius Capai Target Vaksinasi COVID-19

badge-check

					Anggota DPR RI asal Sumbar Guspardi Gaus. ANTARA/HO Perbesar

Anggota DPR RI asal Sumbar Guspardi Gaus. ANTARA/HO

BERITA.NEWS, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta pemerintah daerah (pemda) untuk lebih serius mencapai target vaksinasi COVID-19.

“Pendistribusian vaksin COVID-19 dari provinsi ke kabupaten/kota tidak boleh tersendat,” Kata Guspardi dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu.

Guspardi juga meminta pemerintah pusat perlu mengawasi dan mengevaluasi setiap pemda dalam pendistribusian vaksin.

“Artinya, tidak boleh ada penumpukan,” ujarnya.

Menurut Guspardi, pemda harus mendistribusikan vaksin hingga kecamatan, kelurahan, desa, RW atau RT.

Dia menegaskan yang terpenting adalah keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan vaksinasi, sehingga bisa mencapai target yang diinginkan.

Baca Juga :  Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

Guspardi meminta pemda harus responsif seperti melapor ke pusat jika menghadapi kendala yang dihadapi dalam proses vaksinasi.

Menurut Guspardi, idealnya evaluasi pendistribusian vaksin setiap hari.

Ia mendorong ada sanksi bagi pemda yang tidak serius melaksanakan vaksinasi.

“Lakukan sanksi peringatan dan sebagainya. Dari pusat perlu ada pengawasan. Dari bawah juga perlu ada manajemen. Bagaimana mengelola vaksinasi ini, berapa jumlah penduduk di kecamatan,” ujar Guspardi pula.

Guspardi mengatakan setiap pemerintah provinsi perlu memetakan jumlah penduduk dan sasaran vaksin di tingkat kabupaten dan kota. Selain itu, pemda harus terus mensosialisasikan pentingnya masyarakat mengikuti vaksin. Faktanya masih banyak masyarakat menolak vaksin.

“Libatkan pemimpin formal, ormas, organisasi keagamaan, ulama, ustaz, dan tokoh-tokoh bagaimana vaksinasi ini diterima masyarakat,” kata Guspardi pula.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dipecat Partai! Nasib Kamrianto di DPRD Sinjai di Ujung Tanduk, Harta Kekayaannya Terkuak

27 April 2026 - 21:10 WITA

kamrianto

Breaking News! Kursi DPRD Sinjai Memanas, Pemecatan Kader PAN Picu Proses PAW

27 April 2026 - 19:32 WITA

paw

Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

26 April 2026 - 20:36 WITA

muscab-ppp

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto
Trending di Politik