Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Mengulik Kisah Enam Bhayangkara Polda Banten Saat Misi Perdamaian di Sudan

badge-check

					Mengulik Kisah Enam Bhayangkara Polda Banten Saat Misi Perdamaian di Sudan Perbesar

BERITA.NEWS, Serang – Polda Banten wajib berbangga karena enam Bhayangkaranya mendapat kepercayaan untuk ikut ambil bagian dalam Misi Perdamaian Dunia dibawah organisasi internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengirimkan 140 personel terbaiknya untuk ikut dalam misi perdamaian The United Nations – African Union Hybrid Operation (UNAMID) di Darfur, Sudan dalam Satuan Tugas (Satgas) Formed Police Unit (FPU) Garuda Bhayangkara II sejak 2 September 2020.

Dari 140 personel tersebut terpilih 8 personel asal Polda Banten terdiri dari 6 orang personil laki-laki dan 2 orang personil polisi wanita (Polwan).

“Satu perwira dari Ditsbhara Polda Banten adalah Ipda Yogi Haribowo, 5 personel lainnya dari Satuan Brimob Polda Banten yaitu Bripka Bayihaki, Bripka Ardiyansyah Dalimunthe, Brigpol Didi Yudha, Briptu Nana Mulyadan Briptu Aditya Darmawan,” jelas Kabid Humas Polda Banten, Shinto Silitonga.

Keenam Bhayangkara Polda Banten tersebut terpilih dari ketatnya proses seleksi yang disyaratkan untuk dapat bergabung dalam penugasan internasional, karena tugas Satgas FPU Garuda Bhayangkara II di UNAMID cukup berat, tidak hanya melindungi personel dan fasilitas PBB, manajemen ketertiban umum, juga mendukung kegiatan operasi kepolisian di daerah misi.

“Mereka bertugas di bidang berbeda, ada yang di VVIP protection, patrol, escort, check point, riot control, penjagaan kantor, tim kesehatan, staf administrasi, mekanik, dan tim manase,” jelas Ipda Yogi.

Baca Juga :  Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

Sebagai duty officer, Ipda Yogi Hariwibowo sehari-harinya melaksanakan tugas untuk melindungi personel dan fasilitas PBB.

“Senang sekali, karena kami dapat berinteraksi dengan polisi internasional dari berbagai negara,” kata Yogi.

Namun dibalik itu, keenam Bhayangkara Polda Banten juga merasakan kesulitan dalam berkomunikasi karena lemahnya jaringan seluler di daerah operasi.

“Kami kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarga di tanah air,” kata Bripka Bayihaki menimpali.

Selain sinyal telepon, keterbatasan air bersih pun menjadi kendala yang harus diadaptasikan oleh personel dalam penugasan di Darfur, Sudan. Penggunaan air bersih harus efektif dan efisien, dibatasi sesuai prioritas kebutuhan.

“Iklim yang ekstrem juga menjadi kendala, pada siang hari, suhu mencapai 45 derajat Celcius sedangkan untuk malam hari, 6 derajat Celcius serta bisa terjadi haboob (badai pasir),” ujar IPDA Yogi Hariwibowo saat dihubungi pada Senin (30/08).

Selanjutnya, personel pengiriman asal Polda Banten berharap bisa menyelesaikan misi perdamaian internasional sampai akhir dengan keadaan baik tidak kekurangan satu apapun dan bisa kembali ke tanah air.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga berharap pasukan dari dapat kembali pasca penugasan dengan sehat dan selamat ke tanah air.

“Polda Banten merasa bangga dan berterimakasih atas kinerja 6 bhayangkara terbaik kita ini. Semoga mereka dapat kembali dengan sehat dan tanpa kekurangan apapun,” demikian AKBP Shinto Silitonga.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News