Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Andi Rio Minta Polri-Kominfo Kerjasama Berantas Hoaks Dampak Vaksin

badge-check

					Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi. ANTARA/HO-Dokumentasi Andi Rio Idris Padjalangi Perbesar

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi. ANTARA/HO-Dokumentasi Andi Rio Idris Padjalangi

BERITA.NEWS, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta Kepolisian bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dapat segera memberantas konten hoaks mengenai dampak vaksin COVID-19 yang marak beredar di media sosial.

“Polri harus dapat segera menangkap pelaku yang membuat narasi dampak buruk dari vaksin dan gerakan anti-vaksin di sosial media,” kata Andi Rio dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Dia berharap Bareskrim Polri melalui “Virtual Police” bersama Kemenkominfo dapat melakukan fungsi pengawasan terhadap konten dan narasi di media sosial yang mengunggah berita-berita hoaks.

Selain itu menurut dia, Polri dan Kemenkominfo harus memblokir serta menarik akun-akun palsu yang menyebarkan hoaks mengenai vaksin COVID-19.

Baca Juga :  Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

“Pemerintah serta aparat kepolisian bersama Kemenkominfo harus dapat terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya program vaksinasi. Vaksin sangat bermanfaat bagi kesehatan di situasi pandemi COVID-19, mari kita sukseskan program vaksinasi pemerintah,” ujar politisi asal Sulsel ini.

Dia menduga hoaks tersebut terkoordinasi dengan baik yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab seperti narasi yang banyak telah beredar yaitu setelah vaksin maka dua tahun akan mati dan usai vaksin otak mengalami kerusakan.

Andi Rio mengatakan dampak hoaks mengenai bahaya vaksin yang disebar di sosial media membuat takut dan bingung di tengah masyarakat.

“Bahkan sampai ada masyarakat yang menolak untuk melakukan vaksinisasi, padahal berguna untuk menyelamatkan jiwa masyarakat dari COVID-19,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai aparat harus memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang membuat hoaks dan kelompoknya agar memberikan efek jera kepada para pelaku serta tidak akan mengulanginya kembali.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PAN Sinjai Ambil Langkah Mengejutkan, Alvian Disiapkan Gantikan Posisi Kamrianto di DPRD

28 April 2026 - 19:25 WITA

dprd-sinjai

Dipecat Partai! Nasib Kamrianto di DPRD Sinjai di Ujung Tanduk, Harta Kekayaannya Terkuak

27 April 2026 - 21:10 WITA

kamrianto

Breaking News! Kursi DPRD Sinjai Memanas, Pemecatan Kader PAN Picu Proses PAW

27 April 2026 - 19:32 WITA

paw

Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

26 April 2026 - 20:36 WITA

muscab-ppp

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd
Trending di Politik