Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kadisdik Sulsel Klaim Pelaksanaan PPDB di 24 Kabupaten dan Kota Berjalan Lancar

badge-check

					Kadisdik Sulsel Klaim Pelaksanaan PPDB di 24 Kabupaten dan Kota Berjalan Lancar Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pemprov Sulsel Prof Jufri menilai Pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 SMA dan SMK berjalan lancar di 24 kabupaten dan kota. Jumat (9/6/2021).

Jufri mengatakan pelaksanaan PPDB online sejak tanggal 6 Juni hingga 8 Juli 2021 berjalan lancar. Mulai penerimaan Boarding School, Jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan, Prestasi Non Akademik dan prestasi akademik semuanya diklaimnya berjalan baik.

Meski begitu, ia mengaku tetap masalah saat awal-awal pelaksanaan PPDB online tersebut. Alasannya, kebanyakan dari calon siswa ataupun orang tua belum paham menggunakan aplikasi Pendaftaran online tersebut.

“Hari pertama sempat trouble ada aplikasi tidak bisa optimal. Tapi bisa selesai juga. Sebagai kompensasi ada penambahan waktu pendaftaran jalur zonasi waktu itu supaya hak masyarakat tidak ada yang dirugikan. Alhamdulilah tidak ada masalah kita undur semua hingga waktu pengumuman,” ucapnya.

Baca Juga :  Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

Menurutnya, Kabupaten dan Kota di Sulsel dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar. Kecuali, Kota Makassar karena jumlah pendaftar calon siswa yang akan masuk SMA dan SMK jauh lebih banyak dibanding dengan daerah lain.

“Peminat cukup besar dengan daya tampung yang tidak berimbang sehingga persaingan di tempat sekolah mendaftar makin ketat. Meskipun demikian, terkait keluhan kita juga membuka pos aduan kepada masyarakat untuk mewadahi agar masyarakat tidak ada merasa dirugikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Disdik Sulsel Dr Idrus menyebut jumlah siswa-siswa SMP sederajat yang tamat sekitar 155 ribu orang, sedangkan kuota masuk SMA/SMK/SLB hanya 122 ribu orang.

“Memang ada sekiar ribu tidak bisa terserap masuk ke negeri ke Sulawesi Selatan. Perlu di pahami pemerintah dari tahun ke tahun lakukan penambahan unit sekolah baru. Tahun ini 5 unit sekolah baru pemerintah sudah berupaya memenuhi semua itu. Pendidikan ini tanggung jawab kita semua,” tuturnya.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Trending di Pemprov Sulsel