Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

RSUD Batara Guru Gelar Penyuluhan di Hari Epilepsi Sedunia

badge-check

					RSUD Batara Guru Gelar Penyuluhan di Hari Epilepsi Sedunia Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, dr Daud Mustakim serta beberapa dokter dan perawat lingkup RSUD Batara Guru terlihat kompak mengenakan baju berwarna ungu.

Gerakan mengenakan baju berwarna ungu tersebut dalam rangka memperingati Hari Epilepsi Internasional atau Purple Day yang jatuh pada tanggal 26 Maret 2021

Peringatan Hari Epilepsi kali ini juga diisi dengan kegiatan penyuluhan dengan tema ‘Mengenal Epilepsi lebih dekat’ yang dibawakan langsung oleh dokter spesialis syaraf (Neurologi), dr Evi Irawati, SpS

“Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas otak yang tidak normal. Gangguan ini menyebabkan penderita dapat kejang mendadak, mengalami sensasi dan perilaku yang tidak biasa, bahkan hingga kehilangan kesadaran. Kejang yang disebabkan epilepsi dapat mempengaruhi keselamatan penderitanya, mengganggu pekerjaan, dapat menyebabkan kecelakaan saat mengemudi, dan masih banyak hal lagi yang dapat ditimbulkan”, jelas dr Evi

Baca Juga :  Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

Menurut dr Evi, dengan mengenal lebih dekat tentang penyakit epilepsi ini, maka keluarga maupun orang yang berada disekitar penderita epilepsi akan dapat mengetahui lebih lanjut bagaimana penanganan serta tindakan yang akan dilakukan jika seseorang disekitar kita mengalami penyakit tersebut secara tiba-tiba

“Jika keluarga atau orang disekitar kita mengalami ciri-ciri penyakit epilepsi atau tiba-tiba kejang maka penolong harus tetap tenang, pindahkan penderita ke tempat aman, cegah kepala penderita dari benturan, miringkan penderita agar ludah atau muntahan tidak masuk kedalam saluran pernafasan, hindari melakukan Tindakan yang melawan Gerakan kejang pada penderita dan terakhir segera membawanya ke layanan Kesehatan terdekat”, lanjutnya

Direktur RSUD Batara Guru, dr Daud Mustakim dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada dr Evi Irawati yang begitu antusias dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat penderita penyakit syaraf dan sejenisnya

“Selaku pimpinan RSUD Batara Guru, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi atas kerja keras dr Evi beserta tim neurologi yang terus berupaya melakukan inovasi dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat”, ucap dr Daud Mustakim.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah