Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Satu Keluarga Asal Pinrang Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

badge-check

					Supianto bersama Istri dan Anaknya yang menjadi korban dari tragedi Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Perbesar

Supianto bersama Istri dan Anaknya yang menjadi korban dari tragedi Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

BERITA.NEWS, Pinrang–Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 diperairan Kepulauan Seribu, pada sabtu 9 Januari 2021 sore kemarin menyisahkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Satu keluarga asal kabupaten Pinrang, Rusni (44), anaknya Abida Dania (2) serta suaminya Supianto (37) yang merupakan warga Pontianak jadi korban dari insiden tersebut.

Rusni dan anaknya adalah warga asal Dusun Mattagie Desa Watang Pulu Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Rusni merupakan ibu rumah tangga sedangkan suaminya Suprianto pengusaha kayu di Pontianak.

Camat Suppa Andi Amran membenarkan hal tersebut, Rusni dan Anaknya merupakan warga Pinrang

“Iye betul itu warga Dusun Mattagie” singkat Amran

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta membawa penumpang berjumlah 56 orang dan awak kabin enam orang. Sebanyak 46 orang berusia dewasa, anak-anak tujuh orang, dan bayi tiga orang.

Menurut informasi, maskapai dijadwalkan lepas landas pukul 13.25 WIB dan tiba di lokasi pukul 15.00 WIB. Namun pesawat mengalami delay keterlambatan. Sehingga, pesawat lepas landas pukul 14.14 WIB dan semestinya tiba pukul 15.50 WIB.

Baca Juga :  Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

Data dari situs pemantau penerbangan, menunjukkan pesawat take off pada pukul 14.30 LT.

Penerbangan SJ182 seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak.

Namun data Flightradar24 menunjukkan B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut bandara Soekarno Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pesawat nampak sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, namun tiba-tiba ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis.

Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 115 knots.

Kini upaya pencarian pesawat terus dilakukan. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji mengatakan posisi pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

“Kurang lebih jaraknya sekitar 1,5 hingga dua mil. Kalau dari Tanjung Kait itu kurang lebih tiga mil,” kata dia dalam konferensi pers yang dipantau.

Basarnas pada pukul 14.55 WIB menerima informasi tentang hilang kontaknya pesawat tersebut. Setelahnya, tim langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan petugas menuju titik lokasi yang diduga jatuhnya pesawat.B

Berdasarkan beberapa informasi di lapangan ditemukan beberapa serpihan. Di mana dicurigai bagian dari badan pesawat tersebut. (June

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News