BERITA.NEWS, Parepare–Usai di lakukan penyegelan selama empat hari, Food court Hilal Point mulai mengalami kesulitan. Imbasnya, beberapa pegawainya terpaksa harus diberhentikan.
Hal itu dikemukakan langsung oleh manager Food court Hilal Point, Sofyan Badaruddin. Ia mengatakan, bahwa pihaknya kini terpaksa memberhentikan pegawainya untuk menyeimbangkan pengeluaran.

“Usai kami di segel selama empat hari, imbasnya sangat terasa. Hal ini di tandai dengan pengurangan pegawai yang kami miliki. Usai penyegelan itu, sudah 10 orang p gawai kami berhenti dengan berat hati,” ungkap Sofyan, Rabu 9 Desember 2020.
Sofyan menyebut, pihaknya tidak hanya memberhentikan pegawainya, melainkan juga terdapat 3 tenan makanan yang ada di Food court Hilal Point mengundurkan diri dari Food Court Hilal Point.
“Tidak hanya pegawai yang kami berhentikan, tenan makanan juga ikut mengundurkan diri dikarenakan pengunjung yang datang ke Food court Hilal Point semakin sedikit pasca penyegelan yang kami terima,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sofyan mengatakan, memberikan potongan 30 persen untuk semua jenis makanan yang ada di food court Hilal Point agar dapat menarik kembali pengunjung untuk datang ke Food court Hilal Point.
“Pasca penyegelan yang kami terima, kami tetap berusaha menarik pengunjung dengan cara memberikan diskon 30 persen. Namun, pengunjung masih belum normal kembali usai penyegelan ini,” lanjutnya.
Diketahui, food court Hilal Point dilakukan penyegelan selama empat hari karena melanggar Perwali Nomor 31 tentang penanganan covid-19. (Wahyu Ady Saputra)
![]()





























