Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

3.626 UMKM di Bontonompo dan Bonsel akan Diverifikasi Pusat untuk Bantuan Stimulus Rp 2,4 Juta

badge-check

					3.626 UMKM di Bontonompo dan Bonsel akan Diverifikasi Pusat untuk Bantuan Stimulus Rp 2,4 Juta Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sebanyak 3.626 UMKM yang terdiri dari 1.859 UMKM di Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) dan 1.767 UMKM di Kecamatan Bontonompo akan diverifikasi oleh Kementerian Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan bantuan stimulus sebanyak Rp 2,4 juta per UMKM.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa, Andy Azis Pieter saat menghadiri Kunjungan Kerja Pemkab Gowa bersama jajaran Forkopimda di dua kecamatan tersebut, Senin (21/9/2020).

Ia mengungkapkan Kabupaten Gowa diberi kesempatan oleh Pemprov Sulsel memasukkan 25 ribu UMKM untuk diverifikasi oleh pusat agar mendapatkan bantuan.

“Per tanggal 20 September kemarin kami sudah memenuhi kewajiban memasukkan 25 ribu UMKM, selanjutnya menunggu hasil verifikasi pusat berapa jumlah UMKM yang memenuhi syarat untuk bisa mendapatkan bantuan stimulus itu,” ungkapnya di Desa Tanrara, Kecamatan Bontonompo Selatan.

Azis mengatakan, bantuan ini diberikan karena perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 mengalami penurunan, sehingga pemerintah pusat mengambil kebijakan tersebut sebagai bentuk modal dan perputaran uang bagi pelaku usaha.

Sementara itu Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari pusat sebesar Rp 12,3 miliar untuk penanganan Covid-19 pada 3 (tiga) sektor yakni untuk kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

“Untuk kesehatan ini bagaimana kita melengkapi APD para tenaga medis kita dalam memerangi Covid-19, sementara jaring pengaman sosial untuk bantuan-bantuan sosial bagi masyarakat prasejahtera,” jelasnya.

Selain itu, Adnan turut mensosialisasikan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan. Ia mengatakan saat ini penularan Covid-19 di Indonesia belum mengalami penurunan, bahkan dalam beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

“Situasi saat ini belum menunjukan tanda bahwa wabah corona semakin menurun dan hilang di Indonesia, justru yang ada data menunjukkan terjadi peningkatan yang cukup drastis. Ini dikarenakan adanya oknum yang tidak mematuhi protokol kesehatan, sehingga kita keliling kecamatan untuk mensosialisasikan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan dalam menekan laju penularan Covid-19 di Gowa,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga Bupati Adnan bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa meresmikan Masjid Al-Ashar di Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo Selatan dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Polsek Bontonompo Selatan.(NH)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di Daerah