Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Program Satu Hafiz untuk Satu Desa, Adnan: Insya Allah Kami Lanjutkan

badge-check

					Program Satu Hafiz untuk Satu Desa, Adnan: Insya Allah Kami Lanjutkan Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL-Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio, menyiapkan Kabupaten Gowa sebagai daerah pencetak penghafal Al-Qur’an. Lewat program yang diusung pasangan incumbent ini, satu desa/kelurahan satu hafiz (penghafal Al-Qur’an).

Satu hafiz untuk satu desa/kelurahan, adalah program Pemkab Gowa yang bekerjasama dengan Sekolah Agama Quantum Akhyar Institut, Kota Bekasi, Jawa Barat. Adnan-Kio pun berkomitmen untuk melanjutkannya, di periode kedua kepemimpinan mereka.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan aparatur dan masyarakat, lewat program kami di bidang keagamaan,” papar Adnan, saat berkampanye di Desa Lonjoboko, Dusun Bontoloe, Kecamatan Paralloe, pada Selasa (3/11/2020).

Program ini dilaunching 2019 lalu. Kemudian pada Januari 2020 lalu, 30 calon hafiz mulai disekolahkan di Quantum Akhyar Institut. Bahkan untuk menunjang program ini, Pemkab Gowa pun telah menyiapkan program Rumah Tahfiz. Rumah Tahfiz adalah tempat mencetak para calon penghafal Al-Qur’an.

Rumah Tahfiz dibangun di atas lahan sekitar 13.158 meter persegi (m2) yang merupakan bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa yang berlokasi di Jalan Poros Limbung-Takalar, KM 12, Kelurahan Mata Alo, Kecamatan Bajeng.

Menurut Adnan, selama periode pertamanya menjadi pemimpin di Gowa bersama Abdul Rauf, program keagamaan masuk dalam program utama pemerintahannya.

Seperti, program Jumat Ibadah sudah berlangsung dan menjadi rutinitas masyarakat. Program ini pun berdampak positif dengan terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga.

Kembali ke komitmen Adnan-Kio melanjutkan program satu hafiz untuk satu desa/kelurahan. Nantinya, satu orang di tiap desa/kelurahan di Kabupaten Gowa, akan dipilih, lalu dibina untuk menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. “Dan program itu akan dikawal dan ditanggung penuh oleh pemerintah,” ungkapnya.

“Maka dari itu, selain meminta restu, kami juga sekaligus meminta doa, dukungan, dan bantuan kita semua untuk memilih Adnan Purichta bersama Abdul Rauf Malaganni Kr Kio pada 9 Desember mendatang,” ajak Ketua PMI Sulsel tersebut.

“Ini tidak terlepas dari cita-cita kita bersama agar Kabupaten Gowa bisa lebih baik ke depannya. Dan insya Allah atas izin Allah, kita bersama-sama membawa Kabupaten Gowa jauh lebih baik di masa mendatang,” imbuhnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah