Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Buruh Ancam Kembali Turun Aksi, Jika Gubernur Sulsel Tidak Dukung Aspirasi Tolak UU Omnibus Law

badge-check

					Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Mukhtar Guntur. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).Attachments area. Perbesar

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Mukhtar Guntur. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Attachments area.

BERITA.NEWS,Makasaar- Massa aliansi buruh di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku kecewa dengan hasil pertemuan dengan Pemprov Sulsel saat membahas aspirasi masyarakat mengenai undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di kantor Gubernur, Jum’at (16/10/2020).


Kekecewaan buruh itu terlihat, saat salah satu perwakilan organisasi tersebut meninggalkan pertemuan, bahas UU Omnibus Law Cipta Kerja di ruang rapat pimpinan (Rapim) di Kantor Gubernur.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Andi Sudirman Sulaiman.


Dihadapan awak media, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Mukhtar Guntur mengaku kehadirannya dalam forum tersebut sama sekali tidak menjawab aspirasi mereka, malah hanya mendengarkan penjelasan mengenai UU tersebut.


“Terkait dengan apa yang disampaikan tadi itu sebenarnya sudah basi apa yang disampaikan berulang-ulang kali disampaikan oleh pemerintah pusat ini, seperti ini, seperti ini tapi nyatanya,” ucap Mukhtar.



Lebih lanjut, ia menegaskan akan menunggu ketegasan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dalam kurun waktu dua tiga hari kedepan. Jika tidak ada jawaban, Muktar mengaku pihaknya akan kembali turun melakukan aksi unjuk rasa.


“Kami menunggu pak gubernur 1atau 2 hari ini apa respon beliau dan setelah itu kami akan evaluasi. Kami sampaikan tadi apabila Gubernur atau pemerintah Selatan tidak merespon maka Jalan konstitusional yang akan kami pakai adalah aksi dan turun ke jalan sebagai hak rakyat yang ingin melakukan protes,” tegasnya.


Muktar juga menegaskan bahwa jalan satu-satunya harus ada perbaikan di uu tersebut.


“Karena itulah jalan satu-satunya yang harus kami lakukan untuk mempengaruhi agar terjadinya sebuah perbaikan di negara ini. Itu sudah pasti Kami tidak akan tinggal diam,” pungkasnya.

Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Trending di News