Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Gubernur Sulsel Akan Kaji UU Omnibus Law Bersama Buruh dan Mahasiswa

badge-check

					Gubernur Sulsel bersama Ketua DPRD saat temui Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law. Perbesar

Gubernur Sulsel bersama Ketua DPRD saat temui Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law.


BERITA.NEWS,Makassar– Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) mengakui jika akan melakukan pertemuan bersama para tokoh serikat pekerja, buruh dan mahasiswa untuk mengkaji bersama isi draf Undang-undang (UU) Omnibus Law.



NA mengakui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi ruang dan instruksi kepada seluruh Gubernur se-Indonesia untuk mendengarkan masukan massa aksi yang menolak UU Omnibus Law tersebut.



“Saya buka dua tiga hari kedepan. Kumpul tokoh pendidik, masyarakat, buruh duduk bersama apa yang merugikan rakyat (UU Omnibus Law) kita usulkan untuk diperbaiki,” ucapnya saat temui massa aksi depan kantor Gubernur Sulsel. Senin (12/10/2020).



Diketahui, aturan baru yang di anggap sapu jagat gabungkan 1.203 pasal dari 73 UU terkait dan terbagi atas 7,197 daftar Inventarisir Masalah disusun menjadi 174 pasal dari 15 Bab UU Omnibus Law, dikatakan perlu dikaji lebih dalam hasilnya dan dikirim ke Presiden.



“Sebagai kader intelektual kita sama-sama kaji. Saya kira tidak ada negara mau sengsarakan masyarakat. Dimasa pandemi ini ada 6.9 jta pengangguran. 3.5 juta dirumahkan,  angkatan Kerja 3 juta tiap tahun,” ujarnya.




Sebelumnya, NA mengatakan bahwa sesuai hasil dari pertemuan dan kajian bersama UU Omnibus Law tersebut akan diberikan langsung kepada Presiden Jokowi paling lambat 1 Minggu kedepan.


“Yang negatif kita sama-sama kaji, kami diberikan waktu 1 Minggu ini kita bisa bawa masukan walaupun harapan dari kita semua sudah disampaikan dalam rapat terbatas (Ratas) kemarin,” ungkapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Trending di News