Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pandemi Covid-19 Buat Guru di Bantaeng Bekerja Ekstra, Salah Satunya PJJ

badge-check

					salah satu guru TK Negeri Pertiwi Ranting Letta menyerahkan modul di rumah anak didiknya. (BERITA.NEWS/Saharuddin). Perbesar

salah satu guru TK Negeri Pertiwi Ranting Letta menyerahkan modul di rumah anak didiknya. (BERITA.NEWS/Saharuddin).

BERITA.NEWS, Bantaeng – Masa Pandemi memaksa kita semua harus di rumahkan yang menyebabkan banyaknya aktivitas yang biasa kita lakukan terpaksa dibatasi.

Situasi Pandemi ini juga berimbas kedunia pendidikan yang dimana para anak didik mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai perguruan tinggi terpaksa juga melakukan pembelajaran di rumah melalui online.

Seperti halnya para guru yang ada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Mereka bekerja ekstra demi untuk mencerdaskan anak didiknya sesuai dengan cita-cita negeri ini yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Salah satunya, guru di TK Negeri  Pertiwi Ranting Letta ini yang dengan ikhlas dan sabar membawakan lembar kerja siswa (LKS) atau Modul kerumah para anak didiknya.

Padahal tempat tinggal para anak didik ini tidaklah berdekatan, dan bahkan ada yang sampai berbeda Kecamatan.

Menurut Kepala Sekolah (Kepsek) TK Negeri Pertiwi Ranting Letta Sitti Safia apa yang dilakukan para guru di sekolahnya ini adalah merupakan salah satu bakti dan tanggung jawab mereka.

“Ini adalah bagian dati tanggung jawab kami dalam mendidik anakanak”ucapnya, Sabtu (18/7/2020).

Baca Juga :  Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

Padahal menurutnya  kalau sebagian dari guru-guru tersebut itu masih honorer atau magang dan sebagiannya lagi masih dalam status kontrak.

Selain membawakan Lembar kerja untuk para murid TK, guru mengajar mereka juga hampir setiap harinya melakukan kontrol sekaligus memandu pembelajaran lewat online atau Video Call.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bantaeng, Muh. Haris mengatakan kalau selama satu bulan lebih guru fokus membuat materi pembelajran jarak jauh (PJJ)

“Mereka materi dalam bentuk LKS atau Modul untuk bahan pembelajaran Jarak Jauh(PJJ)” Ucapnya, Minggu (19/7/2020)

Menurutnya saat ini sudah masuk tahun ajaran baru, sehingga materi yang dalam bentuk modul atau LKS ini  sudah wajib di bagikan ke siswa.

“Karena tidak ada opsi lain di masa pandemi ini maka dalam melayani proses belajar peserta anak didik di rumah mereka dilakukan cara PJJ” jelasnya.

Di melanjutkan kalau PJJ ini memang tidak menjamin kualitas pembelajaran bisa berjalan maksimal, akan tetapi tidak ada jalan lain agar layanan pendidikan bisa  jalan.

“Cara PJJ bukan jaminan pembelajaran bisa berjalan dengan baik akan tetapi agar proses belajar bisa tetap berjalan maka cara inilah yang kita tempuh” jelasnya

Dia juga menyampaikan kalau hal ini juga dilakukan Sebagai tanggung jawab guru kepada para anak didik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

  • Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah