Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tekan Angka Kehamilan di Masa Pandemi, Pemkab Gowa Siapkan 3.195 Akseptor

badge-check

					Tekan Angka Kehamilan di Masa Pandemi, Pemkab Gowa Siapkan 3.195 Akseptor Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sebanyak 3.195 alat akseptor disiapkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa. Ribuan alat ini pun digunakan untuk memberikan pelayanan akseptor secara gratis guna menekan angka kehamilan ibu di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Pelayanan akseptor gratis ini dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 Tahun.

Kepala Dinas PPKB, Sofyan Daud mengatakan pelayanan akseptor ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Khusus di Kabupaten Gowa mendapatkan jatah 3.195. Pelayanan ini pun serentak dilaksanakan di 31 fasilitas kesehatan (faskyen) dan puskesmas di Kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah laporan terakhir itu sudah masuk sekitar 95 persen. Ini hari mungkin kita sudah bisa capai dan laporan rampung sudah bisa kita capai 100 persen dari target yang diberikan,” kata Sofyan Daud, saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

Selain dalam rangka Harganas ke-27, pelayanan akseptor ini sebagai upaya untuk menekan angka kehamilan khusus di masa pandemi Covid-19. Karena menurutnya, kehamilan saat ini sangat berbahaya.

“Karena kita tahu orang hamil itu minimal harus empat kali ke fasilitas kesehatan. Sedangkan kita tahu bahwa situasi fasilitas pelayanan kesehatan sekarang ini fokus menanggulangi pasien covid-19, makanya kita meminta para ibu bisa menunda kehamilannya dulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

Lanjut Sofyan kecemasan-kecemasan lain adalah ibu hamil tertular Covid-19 yang bisa mempengaruhi janinnya. Kemudian asupan gizi di masa pandemi ini juga dikawatirkan tidak bisa terpenuhi di masa akibat pendapatan masyarakat yang menurun.

“Jangan sampai ada kehamilan yang bisa justru berakibat pada anaknya stunting. Karena kurang mendapatkan asupan gizi yang cukup karena orang tuanya berdampak terhadap Covid-19,” lanjutnya.
Apalagi akuinya angka kehamilan di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan 13,11 persen yaitu 579 orang dibanding dengan tahun lalu di bulan yang sama.

Selain Pelayanan Akseptor, di Harganas ke-27 ini Dinas PPKB Kabupaten Gowa juga menggelar berbagai kegiatan. Seperti kerja bakti di 54 Kampung KB di Kabupaten Gowa. Kemudian edukasi promosi pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan bagi ibu hamil dan ibu keluarga yang memiliki bayi dibawah 2 tahun untuk mencegah terjadinya stunting.

Kemudian edukasi tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan oleh 976 kader serentak di Kabupaten Gowa. Dengan cara mengajak masyarakat untuk menggunakan masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah