Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kerja Bakti Pemkab Bantaeng Dilengkapi Layanan Kesehatan Gratis

badge-check

					Kerja Bakti Pemkab Bantaeng Dilengkapi Layanan Kesehatan Gratis Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Hari ke-9 setelah banjir bandang melanda Kabupaten Bantaeng, pemerintah dan Forkopimda, serta relawan dan masyarakat terus bekerja sama melakukan kerja bakti. Mereka tetap berkumpul membersihkan material sampah yang menumpuk, Minggu (21/6/2020)

Tidak hanya bekerja bakti, Pemkab Bantaeng melalui layanan PSC 119 juga ikut memberikan layanan kesehatan gratis untuk korban banjir. Layanan kesehatan itu berupa layanan konsultasi dan obat-obatan gratis.

Bupati Bantaeng, DR.H. Ilham Azikin, Wabup Bantaeng, H. Sahabuddin, Dandim 1410 Bantaeng, Tambulohe Wulaa dan kepala SKPD kembali bersinergi dengan seluruh personil, ASN dan non ASN lingkup pemkab Bantaeng.

Diawali dengan Apel Gabungan di halaman Polsek Kota, seluruh unsur hadir untuk bersinergi demi Masyarakat Bantaeng. Dan kali ini lokasi kerja bakti fokus bertempat di Jl. Durian, Jl. Pepaya, jl. Kemiri, dan SMK 1 Bantaeng dan sekitarnya yang terdampak.

Baca Juga :  Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

Di setiap pemantauan yang dilakukan, turut serta tim Dinas Kesehatan melalui Tim PSC 119 Bantaeng.

Tim tersebut turut bersinergi untuk memantau kondisi kesehatan dan memberikan penanganan sesuai kondisi kesehatan yang dialami warga setelah musibah banjir yang lalu.

Hadir pula ratusan ASN dan non ASN yang turut membantu kegiatan pembersihan, di sejumlah titik terdampak banjir di lokasi tersebut. Dipandu langsung Kadis Lingkungan Hidup, Abdullah Taibe para ASN saling bahu membahu membersihkan sejumlah ruas jalan yang masih penuh dengan material banjir.

Kadis kesehatan dr. Andi Ihsan lebih lanjut menyampaikan bahwa “penyakit terbanyak yang dialami korban banjir adalah Myalgia (nyeri otot), ISPA, dan gangguan kulit. Dia mengatakan, tim ini hadir untuk memperpendek respon time pelayanan warga terdampak Banjir.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah